https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Nasional / KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus

KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus


Minggu, 22 Juni 2025 | 20:38 WIB  

Editor : Sahdan
KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 39563 | Artikel Judul: KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus | Tanggal: Minggu, 22 Juni 2025 - 20:38

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama komunitas pecinta kereta api Indonesian Railways Preservation Society atau IRPS,, Kereta Anak Bangsa atau KAB, Komunitas Cerita Kudus Kota, dan Lelana Walking Tour melaksanakan kegiatan usung tema "Telusuri Jejak Kereta Api di Kudus", Minggu (22/6).

Kegiatan ini diikuti lebih dari 60 peserta dari berbagai kalangan yang antusias menelusuri sisa-sisa sejarah kejayaan perkeretaapian di Kota Kudus, Jawa Tengah.
Pada napak tilas ini, para peserta menyusuri rute sejauh 2 kilometer dari kawasan eks Stasiun Kliwon (stasiun kereta api pertama di Kudus) menuju eks Stasiun Kudus di kawasan Wergu.

Sepanjang perjalanan, peserta diajak saksikan langsung sisa-sisa peninggalan bersejarah seperti jalur rel lama, bangunan-bangunan bekas operasional kereta api, perangkat persinyalan, serta jembatan besi peninggalan masa kolonial yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari komitmen KAI untuk menggali, melestarikan, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai sejarah panjang perkeretaapian di Tanah Air, khususnya di Kota Kudus.

"Banyak generasi muda maupun warga Kudus sendiri yang belum mengetahui bahwa daerah ini dulu memiliki jaringan kereta api trem yang cukup maju dan bahkan memiliki stasiun besar yang menjadi denyut transportasi dan perekonomian wilayah ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka kembali ingatan sejarah itu agar tidak hilang ditelan zaman," ujar Franoto.

Mengenal Sekilas Sejarah Perkeretaapian di Kudus

Jejak perkeretaapian di Kudus tak lepas dari kehadiran perusahaan trem swasta Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij atau SJS yang mengembangkan jaringan trem di wilayah ini sejak akhir abad ke 19. Jalur pertama dibangun dari Semarang menuju Joana, melintasi Demak, Kudus, dan Pati, sepanjang total 87,2 kilometer.

Stasiun Kudus diresmikan bersamaan dengan pembukaan lintas Demak-Kudus pada 15 Maret 1884 lampau.

Menariknya, stasiun pertama di Kudus, dikenal sebagai Stasiun Kliwon yang dibangun dari kayu sederhana, berdekatan dengan Alun-Alun, dan Pabrik Gula Rendeng sebagai bagian dari strategi SJS untuk menghubungkan pusat produksi gula dengan pelabuhan ekspor.

Seiring pertumbuhan kota, jalur trem dan stasiun dipindahkan ke Wergu pada tahun 1919 dengan bangunan baru yang lebih megah lengkap dengan kanopi besi berhias kaca berwarna, menjadikannya salah satu stasiun paling modern pada masanya.

Setelah masa kejayaannya, perlahan-lahan aktivitas perkeretaapian di Kudus menurun, hingga akhirnya stasiun berhenti beroperasi pada 1980-an.

Ketua IRPS Korwil Semarang, Bachtiar Yosanto menimpali, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat Kudus pernah menjadi bagian penting dalam sejarah transportasi kereta api di Jawa Tengah.

"Banyak yang tidak tahu kalau dulu di sini ada jalur kereta api aktif, bahkan stasiun besar yang kini masih ada bekasnya. Ini aset sejarah yang sangat layak untuk diangkat kembali, baik sebagai bahan edukasi, wisata sejarah, maupun bagian dari identitas kota Kudus," jelas Bachtiar.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 4 Semarang dan komunitas berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian situs sejarah perkeretaapian sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkala dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan generasi muda, agar sejarah panjang perkeretaapian Indonesia tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat luas," sebut Franoto.

Kontak: Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo

www.katakabar.com | Artikel ID: 39563 | Artikel Judul: KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus | Tanggal: Minggu, 22 Juni 2025 - 20:38

TOPIK TERKAIT

# Napak Tilas# KAI Daop Semrang# Ajak# Komunitas# Jejak# Sejarah# Perkeretaapian# Kudus
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Torehkan Sejarah Baru, 100 Hari Open Network: Pi Network Pacu Adopsi Kripto lewat Serangkaian Inovasi

    Minggu, 22 Jun 2025 | 16:00 WIB
  • Wisata

    Tradisi Mandai Ulu Taon Digelar Lagi, Bupati Rohul Ajak Warga Jangan Lupakan Sejarah

    Rabu, 18 Jun 2025 | 22:30 WIB
  • Nasional

    Era Baru Layanan Kereta ESSNG Bersama KAI Daop 4 Semarang dan Komunitas RHL KA Argo Sindoro

    Selasa, 17 Jun 2025 | 16:00 WIB
  • Nusantara

    Re-Earth Generation dan Unjuk Aksi Artistik Komunitas Sambal

    Selasa, 17 Jun 2025 | 15:00 WIB
  • Riau
    Rayakan Idul Adha 1446 di MB

    Bupati Bengkalis Ajak Warga Saling Peduli dan Saling Menguatkan

    Jumat, 06 Jun 2025 | 10:10 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :