“Anak-anak muda kita harus memahami bahwa kemerdekaan yang mereka rasakan hari ini dibayar dengan pengorbanan yang luar biasa. Tugas generasi sekarang bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan belajar, berprestasi, menjaga persatuan dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan daerah,” tegas dia.
Usai memberikan sambutan, Yusuf secara simbolis melepas para peserta. Mereka kemudian menempuh rute Napak Tilas yang dimulai dari depan SMAN 1 Binjai, melintasi empat kecamatan hingga mencapai garis akhir di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.
Perjalanan panjang tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa kemerdekaan merupakan proses yang ditempuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Nilai itulah yang diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan para pelajar.
Napak Tilas Kemerdekaan di Binjai Menyusuri Jejak Perjuangan, Menanamkan Nasionalisme Generasi Muda
Diskusi pembaca untuk berita ini