Perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Binjai-Langkat, Muhammad Yus Rizal, SSTP., mengapresiasi antusiasme para pelajar. Menurutnya, Napak Tilas menjadi sarana mempertemukan pendidikan sejarah dengan pembentukan karakter secara langsung.

“Anak-anak tidak hanya belajar sejarah dari buku, tetapi ikut merasakan bagaimana semangat perjuangan dibangun melalui kebersamaan, kedisiplinan dan ketahanan selama mengikuti rute Napak Tilas,” kata Yus Rizal yang akrab disapa Bang Yos.

Ia berharap semangat yang lahir dari kegiatan tersebut dibawa para pelajar ke lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. “Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter dan memiliki rasa cinta yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Yos.

Kehadiran para veteran, Pemuda Panca Marga, guru dan unsur pendidikan dari berbagai sekolah semakin memperkuat makna kegiatan tersebut. Para veteran menjadi pengingat hidup bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi hari ini memiliki sejarah panjang yang tidak boleh dilupakan.

Dari jejak para pejuang itulah pesan kemerdekaan kembali disampaikan kepada generasi muda, perjuangan mungkin telah berganti bentuk, tetapi semangat untuk menjaga Indonesia tidak boleh padam.