Dalam kunjungannya, Jiji juga menerima langsung keterangan dari pemilik rumah yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Warga tersebut mengaku telah mengajukan permohonan penebangan pohon kepada DLH beberapa tahun lalu karena dinilai membahayakan.
"Tadi saya menerima informasi dari pemilik rumah bahwa permohonan penebangan pernah disampaikan beberapa tahun lalu," jelas Jiji.
Informasi tersebut mengindikasikan adanya dugaan lemahnya tindak lanjut terhadap laporan masyarakat. Meski demikian, penyebab pasti tidak ditanganinya permohonan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak DLH Kota Binjai.
Hasil pengamatan di lokasi menunjukkan akar pohon yang tumbang nyaris tidak lagi berfungsi mencengkeram tanah. Kondisi itu diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pohon roboh saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut.
Jiji meminta agar kejadian ini menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan dan pemeliharaan pohon pelindung di Kota Binjai.
"Kita tutup cerita lama. Yang terpenting sekarang bagaimana pemerintah hadir membantu masyarakat dan memperbaiki sistem agar kejadian seperti ini tidak terulang," ungkap dia.
Pohon Tumbang Timpa Pedagang, Wawako Binjai Soroti Dugaan Kelalaian Respons DLH atas Permohonan Warga
Diskusi pembaca untuk berita ini