Masitoh menceritakan, mereka berangkat dari Jakarta menuju Medan sekitar dua pekan sebelum Idul Adha untuk berziarah ke makam orang tua setelah mendapat kabar duka melalui Facebook.

Karena keterbatasan biaya, perjalanan dilakukan secara bertahap. Mereka hanya mampu membeli tiket bus hingga Bandar Lampung, lalu melanjutkan perjalanan dengan menumpang truk hingga tiba di Medan.

Setelah tiga hari di Medan, keluarga tersebut berusaha pulang ke Jakarta dengan berjalan kaki dan menumpang angkutan umum menggunakan bantuan uang Rp50 ribu dari warga hingga tiba di Perbaungan, Sergai.

Di tengah perjalanan, mereka bertemu Ipda Brimen Sihotang. Melihat kondisi keluarga tersebut, personel Polres Sergai langsung memberikan makanan dan membantu biaya pemulangan ke Jakarta.

Pasutri beserta dua anaknya kemudian diantar ke loket Bus ALS di Kampung Pon untuk melanjutkan perjalanan ke ibu kota.