Home / Lingkungan / Rimbo Panjang Membara, Wakapolda Riau dan Kapolres Kampar Pimpin Pemadaman Karhutla
Rimbo Panjang Membara, Wakapolda Riau dan Kapolres Kampar Pimpin Pemadaman Karhutla
Rimbo Panjang,.Kampar membara. Foto: Bayu/katakabar.com.
Kampar, katakabar.com - Kobaran api yang melahap lahan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, semakin mengkhawatirkan. Asap pekat menyelimuti kawasan permukiman, sementara bara di lahan gambut terus menyala.
Melihat kondisi tersebut, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang turun langsung ke lokasi, Selasa (11/11), pimpin operasi pemadaman, dan pendinginan lokasi bekas terbakar.
Kebakaran di sekitar Perumahan Zaira Permai dan Perumahan Marwah itu telah berlangsung selama empat hari berturut-turut. Di mana upaya pemadaman dilakukan siang dan malam.
Untuk mempercepat penanganan, Polres Kampar mengerahkan 60 personel tambahan dari Polres Kampar, Samapta Polda Riau, Brimob Polda Riau, dan Polsek Tambang. Mereka bergabung dengan tim Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, sehingga total petugas di lapangan kini mencapai sekitar 100 orang.
“Seluruh personel bekerja tanpa lelah memadamkan api yang terus merambat di lahan gambut. Semangat mereka luar biasa,” ujar Kapolres Kampar? AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang di lokasi kejadian.
AKBP Boby menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh tim gabungan yang berjibaku di tengah panas dan kabut asap tebal.
“Kami sangat menghargai dedikasi dan pengorbanan para petugas. Mereka tidak hanya berjuang melawan api, tetapi menjaga keselamatan warga,” jelasnya.
Meski api di permukaan telah berhasil dikendalikan, bara di bawah tanah masih menjadi ancaman serius. Petugas kini fokus melakukan pendinginan intensif agar tidak muncul titik api baru.
Selain memadamkan kebakaran, kepolisian juga mulai melakukan penyelidikan terkait penyebab munculnya api.
“Kami akan memanggil saksi-saksi dan menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan. Jika terbukti ada pihak yang membakar lahan, akan kami tindak tegas,” tegas Boby.
Pihak kepolisian juga memasang plang larangan dan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kata Boby, saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Tetapi, kepulan asap masih keluar lantaran adanya bara dari dasar tanah yang merupakan lahan gambut.
Itu sebabnya, tim masih terus melakukan pendingin untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada lagi asap yang keluar dari lokasi tersebut.
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
'Kemerdekaan Ditempa Waktu dan Keikhlasan'
Bupati Asmar: Semangat Pahlawan Inspirasi Pembangunan Kepulauan Meranti








Komentar Via Facebook :