Sekda juga mengajak peserta mengikuti bimtek secara aktif serta memanfaatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi. Ia berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan pengetahuan literasi di lingkungan masing-masing.

Pustakawan Senior Dinas Perpustakaan Kota Binjai, Hairani Lubis, menjelaskan bahwa literasi merupakan kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan mengomunikasikan informasi yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Tessa Simaheta dari UPT Perpustakaan Digital Universitas Negeri Medan (Unimed) memaparkan materi literasi digital, meliputi kemampuan menggunakan teknologi secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab.

Materi lainnya disampaikan Muhammad Azuan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai mengenai Artificial Intelligence (AI). Ia menjelaskan AI sebagai teknologi yang meniru kemampuan berpikir manusia melalui proses belajar (learning), bernalar (reasoning), dan koreksi mandiri (self-correction).

Bimtek Literasi Informasi ini diikuti pustakawan, guru, dan penggiat literasi sebagai langkah strategis Pemerintah Kota Binjai dalam memperkuat literasi informasi dan literasi digital di era transformasi teknologi.