Menurut Hanif, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, serta ketidakpastian ekonomi global menjadi tantangan yang harus diantisipasi oleh setiap pemerintah daerah. 

Karena itu, pemerintah kota dituntut memiliki kemampuan beradaptasi sekaligus membangun sistem perkotaan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Dialog Kota Tangguh dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, serta merumuskan berbagai langkah konkret dalam meningkatkan ketahanan perkotaan menghadapi tantangan global yang terus berkembang.