Langkat, katakabar.com - Kehebohan terjadi di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut). 

Seorang pria disebut oknum kepolisian, pengemudi pick up BK 8867 BC terlibat perkelahian dengan seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Langkat. 

Peristiwa terjadi saat penyambutan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Langkat ke-273, Selasa (17/1/2023) sore.

Adegan perkelahian sempat terekam kamera warga berdurasi sekitar 16 detik.

Dalam video yang sempat beredar ini, terlihat pria yang disebut-sebut personil kepolisian berinisial E tengah melintas dilokasi. Namun oknum tersebut melawan arah hingga menimbulkan kemacetan. 

Lantas petugas dishub yang mengatur lalulintas menegur pengemudi.  ditegur sama personel Dishub karena melawan arus lalulintas sehingga membuat kemacetan. 

"Sopir pick up yang juga merupakan oknum polisi itu melawan arah. Kami ingatkan untuk tidak lewat ke arah Kantor Bupati Langkat. Terus oknum polisi itu bilang "kalian tunggu sini ya," kata salah seorang personel dishub yang berstatus tenaga honorer.

Karena terjebak didalam kemacetan, salah seorang personel dishub diketahui bernama Novri mendatangi mobil pick up yang dikendarai E. Disitu Novri, menegur agar membalikan arah mobil yang dikendarai. 

"Saya menyuruh pengemudi mobil pick up untuk balik arah. Tapi kaki saya malah dilindas ban mobil yang dikendarainya itu," jelas Novri. 

Spontan Novri, langsung menyuruh agar pengemudi turun dari mobil. Ucapan ini membuat E, langsung mengambil suatu benda dan diduga parang dari dalam mobil sembari berteriak dan mengancam akan membunuh Novri.

"Pengemudinya ini berteriak mau membacok saya dan teman-teman Dishub yang lain dengan parang yang dipegangnya," terang dia kembali.  

Disinilah cekcok mulut dan berujung perkelahian sempat terjadi dan membuat panik warga yang ramai melintas.

Beruntung, tidak sempat terjadi perkelahian lebih lanjut dan keduanya dipisahkan oleh petugas dishub lain dan warga sekitar. Guna mengantisipasi kemacetan lebih panjang, pengemudi berinisial E dan mobil pick up akhirnya dibawa ke Kantor Dishub Langkat. 

Kadishub Langkat Mulyono, membenarkan atas kejadian itu. Dirinya mengatakan, persoalan itu diselesaikan kedua belah pihak yang bertikai secara kekeluargaan.

"Semestinya, kedua pihak bisa mengendalikan emosinya masing-masing," kata Mulyono, yang dihubungi, Rabu (18/1/2023). 

Hal senada juga sempat diakui Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang. Namun dirinya juga menyinggung jika pengemudi berinisial E bukanlah anggotanya.

"Itu bukan anggota Polres Langkat. Persoalan sudah diselesaikan secara baik-baik. Sudah berdamai kok," tegas Faisal.