Dalam situasi darurat, warga bahkan disebut terpaksa menyeberangi sungai dengan mengandalkan sisa kayu yang masih menggantung di sekitar jembatan rusak.
Kondisi tersebut bukan sekadar menyulitkan perjalanan sehari-hari.
Akses yang tidak memadai juga berpotensi menghambat pengangkutan hasil pertanian, membatasi pergerakan warga, dan meningkatkan risiko keselamatan, terutama ketika debit sungai meningkat.
Bupati Effendi mengatakan, tim pemerintah daerah telah lebih dahulu turun ke lokasi pada pekan sebelumnya untuk memastikan penanganan sementara agar jembatan setidaknya dapat dilalui sepeda motor.
“Tim kami sudah turun lebih dulu untuk memastikan penanganan sementara agar jembatan setidaknya bisa dilewati oleh sepeda motor,” sebut Effendi Napitupulu, Jumat (17/10/2026).
Tiga Jembatan Rusak, Warga Meranti Utara Kesulitan Akses Transportasi
Diskusi pembaca untuk berita ini