Dukung
Sorotan terbaru dari Tag # Dukung
Kolaborasi Polri dan Masyarakat, Polsek Sungai Batang Dukung Peternakan Sapi di Inhil
Indragiri Hilir, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Batang melalui Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat menunjukkan komitmen dukung Asta Cita Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional Tahun 2026 melalui sektor peternakan sapi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, dengan menyambangi kelompok peternak sapi milik warga setempat saat ini kelola tujuh ekor sapi. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan memberikan motivasi sekaligus dukungan agar para peternak terus meningkatkan produktivitas usaha ternaknya. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat, Aipda Dochi Patriosa, bersama Ketua Kelompok Peternak Sapi, Joko, melakukan pendampingan langsung kepada para peternak. Mereka mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan sektor peternakan sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional, khususnya pemenuhan kebutuhan protein hewani. Kapolsek Sungai Batang, Iptu Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan keterlibatan Polri pada sektor peternakan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi berperan aktif mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pendampingan kepada masyarakat di bidang peternakan dan pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” jelas Iptu Bambang Sutriyanto, S.H. Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga aktivitas peternakan, mulai dari distribusi pakan hingga pemasaran hasil ternak, dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Ia menambahkan, swasembada pangan di sektor peternakan menjadi strategi penting guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan populasi ternak, kesehatan hewan, produktivitas peternak, serta kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dukung pembangunan sektor peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Indragiri Hilir.
Polsek Merbau Dukung Ketapang Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna mendukung program swasembada dan ketahanan pangan (Ketapang) nasional, jajaran Polsek Merbau, Polres Kepulauan Meranti, melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus pemberian pakan kambing di wilayah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigpol Andre Jonanda atas arahan Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre melalui Brigpol Andre Jonanda, mengatakan kegiatan ini bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Meranti. “Melalui kegiatan pengecekan dan pemberian pakan kambing ini, kami ingin memastikan program ketahanan pangan masyarakat berjalan dengan baik serta memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat,” ujar Brigpol Andre Jonanda. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sektor peternakan masyarakat yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung swasembada pangan nasional. Selain melakukan pengecekan kondisi ternak, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar terus menjaga kualitas pakan dan kesehatan hewan ternak sehingga hasil peternakan dapat meningkat. Polsek Merbau berharap kegiatan tersebut mampu mendorong semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor peternakan mandiri sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan daerah. Di sisi lain, Polres Kepulauan Meranti juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan tindakan kriminal maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polres Kepulauan Meranti.
Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding PTPN
Jakarta, katakabar.com - Isu penghematan energi menjadi perhatian lagi di tengah pemerintahan Presiden RI, H Prabowo Subianto. Pemerintah mendorong efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), penggunaan transportasi publik, serta perubahan pola mobilitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional. Sejalan dengan semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo terus dorong budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan, termasuk melalui kebiasaan sederhana yang dijalankan para karyawannya dalam aktivitas sehari-hari. Di berbagai wilayah operasional PalmCo, sejumlah karyawan memilih menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk menuju tempat kerja, mulai dari kereta, bus, sepeda, hingga berjalan kaki. Bagi sebagian karyawan, pilihan tersebut awalnya lahir karena alasan praktis seperti lebih hemat, lebih cepat, atau lebih sehat. Tetapi dalam keseharian, kebiasaan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pengurangan konsumsi BBM dan emisi kendaraan pribadi. Di Head Office PTPN IV PalmCo, Nabila Shifa menjadi salah satu karyawan yang memilih menggunakan transportasi umum. Setiap hari, ia menempuh perjalanan dari Depok menuju Jakarta menggunakan Commuter Line. Sebagai warga komuter, Nabila sudah terbiasa dengan rutinitas pagi, mulai dari menuju stasiun, menunggu kereta, hingga melanjutkan perjalanan menuju kantor. “Awalnya saya menggunakan Commuter Line karena lebih praktis dari Depok ke Jakarta. Tetapi lama-kelamaan saya merasa ini juga menjadi cara sederhana untuk ikut mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ulas Nabila. Menurutnya, penggunaan transportasi umum membuat perjalanan lebih terukur dan efisien. “Dengan Commuter Line, saya bisa memperkirakan waktu perjalanan. Biayanya juga lebih efisien. Bagi saya, ini bukan hanya soal berangkat kerja, tetapi juga soal membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap energi dan lingkungan,” ceritanya. Pilihan serupa juga dilakukan Christovanly, karyawan PTPN IV PalmCo Head Office yang menggunakan TransJakarta sebagai moda transportasi menuju kantor. “TransJakarta sangat membantu mobilitas saya. Selain lebih hemat, saya juga merasa ikut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan konsumsi BBM,” kata Christovanly. Ia menilai perubahan kebiasaan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. “Mungkin terlihat sederhana, hanya memilih naik bus. Tapi kalau dilakukan oleh banyak orang, dampaknya akan terasa. Kita bisa ikut mendukung efisiensi energi dari kebiasaan sehari-hari,” ucapnya. Sementara, di PTPN IV Regional III Riau, sejumlah karyawan mulai membiasakan diri menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor melalui Komunitas Gowes Regional III atau Go_R3. Ketua Go_R3, Hendra, mengatakan minat karyawan untuk bersepeda terus meningkat sejak awal bulan lalu. “Sejak awal bulan lalu, kami melihat semakin banyak karyawan yang menggunakan sepeda ke kantor. Ini perkembangan yang positif karena bersepeda bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap efisiensi energi,” jelas Hendra. Aktivitas bersepeda, sebutnya, juga mempererat kebersamaan antarpegawai di luar ruang kerja formal. “Kami ingin gerakan ini berkelanjutan. Kalau semakin banyak karyawan yang ikut, pesan yang disampaikan juga semakin kuat bahwa kita bisa berkontribusi terhadap penghematan energi mulai dari diri sendiri,” timpalnya. Di Medan, karyawan PTPN IV Regional I Rahmad Syahputra memilih berjalan kaki menuju kantor setiap hari sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat. “Bagi saya berjalan kaki ke kantor itu menyenangkan. Saya memang suka olahraga, jadi aktivitas ini sekaligus menjadi cara menjaga kebugaran sebelum mulai bekerja,” tutur Rahmad. Ia menilai berjalan kaki menjadi pilihan yang efektif selama jarak rumah dan kantor masih memungkinkan. “Kalau jaraknya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, saya lebih memilih jalan. Lebih sehat, lebih sederhana, dan tentu lebih hemat energi,” katanya. Hal serupa juga dilakukan Hery Kusdiyanto, karyawan PTPN IV Regional VII Lampung yang rutin berjalan kaki menuju kantor. “Saya berjalan kaki itu lebih hemat. Tidak perlu biaya transportasi, tidak menggunakan BBM, dan badan juga terasa lebih segar,” ujar Hery. Kebiasaan sederhana tersebut, terangnya, dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan maupun lingkungan. “Kalau bisa dimulai dari diri sendiri, kenapa tidak? Hal kecil seperti berjalan kaki ternyata memberi manfaat untuk kesehatan dan lingkungan,” imbuhnya. Berbagai kebiasaan yang dijalankan para karyawan PalmCo tersebut menunjukkan bahwa upaya efisiensi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaan transportasi publik, bersepeda, hingga berjalan kaki, seluruhnya menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan dan pengurangan emisi. Melalui semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara bersama PTPN IV PalmCo terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan pembangunan rendah emisi.
PTPP Dukung Asta Cita Pemerintah, PTPP Bangun Sekolah Garuda Belitung Timur
Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dukung pembangunan nasional melalui pembangunan proyek SMA Unggul Garuda Belitung Timur, sebagai bagian dari Program Sekolah Garuda yang diinisiasi pemerintah guna memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Proyek pembangunan SMA Unggul Garuda Belitung Timur memiliki nilai kontrak sebesar Rp218,68 miliar, dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender. Hingga pekan ke 21, progres realisasi pembangunan proyek telah mencapai 24,5 persen lebih cepat dari target. Pembangunan SMA Unggul Garuda Belitung Timur bagian dari implementasi program strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional melalui penyediaan infrastruktur pendidikan modern, terintegrasi, dan berorientasi pada standar global. Proyek ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah, khususnya mendukung penguatan pembangunan sumber daya manusia unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguasaan sains dan teknologi, serta pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen pemerintah terhadap pembangunan pendidikan unggulan tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie, ke lokasi proyek SMA Unggul Garuda Belitung Timur untuk meninjau langsung progres pembangunan sekolah Garuda yang dikerjakan oleh PTPP. Saat kunjungannya, Stella Christie, menyampaikan pembangunan SMA Unggul Garuda bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas yang merata di seluruh Indonesia. “Kehadiran sekolah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran yang mampu mendorong potensi generasi muda di daerah agar dapat bersaing di tingkat global,” ujar Stella Christie. Kawasan sekolah dirancang dengan konsep integrated campus development yang mengintegrasikan fasilitas akademik, asrama siswa, hunian tenaga pendidik, serta sarana penunjang lainnya dalam satu kawasan terpadu. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang komprehensif, modern, dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan kompetensi abad ke 21 seperti kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan literasi teknologi. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan pembangunan proyek ini menjadi bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui penyediaan infrastruktur pendidikan berkualitas. “PTPP berkomitmen mendukung program strategis pemerintah dan implementasi Asta Cita melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Kehadiran SMA Unggul Garuda Belitung Timur diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan talenta unggul yang mampu mencetak generasi muda berdaya saing global sekaligus memperkuat pemerataan pendidikan di daerah,” ucap Joko. Dalam pelaksanaannya, proyek ini turut mengedepankan berbagai inovasi konstruksi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pekerjaan, di antaranya penerapan sistem pracetak untuk percepatan struktur, metode modular pada pekerjaan arsitektural, serta teknologi lifting terintegrasi guna meningkatkan efektivitas instalasi dan keselamatan kerja di lapangan. SMA Unggul Garuda Belitung Timur memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kawasan pendidikan berbasis asrama yang terintegrasi, desain adaptif terhadap karakter wilayah kepulauan Belitung, serta fasilitas pendidikan berstandar nasional dan berorientasi global yang mendukung pembelajaran berbasis sains, teknologi, dan inovasi.
Lagi, Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil Dukung Ketapang Nasional
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rangsang, AKP Gunawan S.H, melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (12/5) lalu. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap program ketahanan pangan (Ketapang) nasional. Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga bernama Hasannusi yang berada di Jalan Roesman, Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Di kegiatan Kapolsek Rangsang didampingi Kanit Binmas Polsek Rangsang, Bripka Benny Surya, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung, Medang Bripka J.M. Panjaitan, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Gemuk, Bripka Juni Harianto, Ketua RW, Indra, serta masyarakat setempat. Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, mengatakan kegiatan penanaman jagung pipil tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Kepulauan Meranti dukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi isu penting yang harus mendapat perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai pemanfaatan lahan produktif yang ada di wilayah pedesaan perlu terus didorong agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik memenuhi kebutuhan pangan maupun meningkatkan pendapatan warga. “Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung pipil ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional,” jelas AKP Gunawan. Sektor pertanian memiliki peran strategis menjaga ketersediaan pangan, kata AKP Gunawan, terutama di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Lantaran itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih optimal memanfaatkan lahan yang dimiliki. Jika dikelola dengan baik, hasil pertanian tentu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” terangnya. Ia menegaskan jajaran Polsek Rangsang akan terus mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan, sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami ingin membangun semangat kebersamaan dan gotong royong bersama masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kecamatan Rangsang,” timpalnya. Selain melakukan penanaman, personel Polsek Rangsang juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan berakhir sekira pukul 10.00 WIB dan selama pelaksanaan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kolaborasi Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden RI Tanam Jagung Pipil di Harapan Baru
Mandau, katakabar.com - Tanaman jagung pipil tumbuh subur di atas lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar Langkat RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Program tersebut hasil kolaborasi Polres Bengkalis, Polsek Mandau dengan Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur, guna mendukung program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kapolse Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Selasa (12/5) sore, menyatakan kegiatan pengelolaan lahan penanaman jagung untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto "Lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar langkat RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, milik Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur. Di mana Bhabinkamtibmas Desa Harapan Baru, Aiptu Trismon sinergi dengan Kelompok Tani Budi Makmur sinergi dalam pengelolaan lahan," ujar Betty. Dijelaskan Kasi Humas Polsek Mandau, pengelolaan lahan menggunakan alat seperti Multivator Mini, Cangkul, dan Garpu Tanah. Tidak hanya itu, untuk proses gembur tanah pakai alat traktor, dan dilakukan penanaman jagung pipil di pertengahan Maret 2026 lalu. "Saat ini jagung pipil tumbuh subur di lahan seluas 2 hektar dengan harapan padamusim panen raya nanti hasilnya bagus,'" ucap Betty. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis, dan Desa Harapan baru, tambah Betty, terus mendorong, dan mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri merupakan program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, melalui sinergi dengan kelompok masyarakat, Desa Harapan baru, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan untuk tanam jagung. Selama kegiatan berlangsung terdapat keadaan aman, terkendali, dan lancar di mana kehadiran Polri mendapat respons positif di tengah masyarakat
Dukung Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar, Polsek Mandau Senergi Pemdes Bathin Betuah
Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau, melalui Bhabinkamtibmas sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), BumDes, serta Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Bathin Betuah, dukung program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 Juta hektar Polri dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kolaborasi mendukung kegiatan tersebut dengan dilaksanakan pengelolaan lahan seluas 29 hektar untuk dilakukan penanaman jagung pipil di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Guna mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas, sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), BumDes, serta Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Bathin Betuah melakukan kegiatan lahan seluas 29 hektar di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau," ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan melalui keterangan resmi, Selasa (12/5) siang. Menurut Betty, dari seluas 29 hektar lahan tersebut sudah ditanami seluas 7,5 hektar sisanya seluas 21,5 hektar belum ditanami jagung pipil. "Pengelolan lahan menggunakan alat John Deere Singkkal piringan mata 5, dan jenis jagung pipil yang ditanam Merk Pioneer P32 Singa," ucap Betty. Di kegiatan tersebut pemanfaatan lahan untuk di tanam jagung dengan pola Tumpang Sari. Di mana Polres Bengkalis, Polsek Mandau mengkondisikan pemakaian John Deere Singkkal piringan mata 5 milik. Sedang Tokoh Masyarakat Bathin Betuah, Salim mengkondisikan lahan miliknya sebagai lokasi penanaman jagung. "Tahap awal penanaman jagus seluas 2,5 hektar dilakukan pada Jumat (3/4) hingga Sabtu (5/4). Pada tahap kedua dilakukan penanaman jagung seluas 2 hektar Minggu (5/4) hingga Senin 6/4). Terus, tahap ketiga dilakukan penanaman jagung seluas 3 hektar Selasa (7/4) hingga Jumat (9/4), yang dilanjutkan melakukan penyemprotan gulma (rumput) menggunakan Herbisida Kayabas," bebernya. Kolaborasi ini, tegas Betty lagi, sebagai komitmen Polres Bengkalis, Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis, dan Desa Bathin Betuah, untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dukung Ketapang Nasional, Bhabinkamtibas Polsek Merbau Sambangi Pertenak Sapi
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau, Polres Kepulauan Meranti, melalui Bhabinkamtibmas gelar kegiatan sambang Pertenak Sapi. Kagitan ini bertujuan untuk mendukung seluruh program Ketahan Pangan (Ketapang) dan Swasembada Pangan Nasional. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin M. Akbar, mengatakan kegiatan sambang bersama jajaran Polsek Merbau tersebut, yakni Peternak Sapi di Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kegiatan ini untuk mendukung program ketahanan pangan dan swasembada Pangan Nasional. "Semoga kegiatan yang kita lakukan ini, dapat menjaga ketahanan pagan dan swasembada pangan nasional di wilayah hukum Polsek Merbau," ujar Brigadir Muchlisin M Akbar, Senin (11/5). Ia berharap, dengan kegiatan menjaga ketahan pangan ini, sekaligus dapat menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Merbau. Polres Kepulauan Meranti mengimbau bila ada tindakan yang mencurigakan atau ada tindakan kriminal lainya segera hubung di Call Center 110. Polres Kepulauan Meranti siap melayani masyarakat Kepulauan Meranti.
Dukung Ketapang Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Bagan Melibur
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Untuk mendukung Program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., lewat Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin M. Akbar, melakukan pengecekan pertumbuhan jagung pipil Quartal I Tahun 2026 di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan di lahan jagung seluas 0,5 hektare sebagai bentuk monitoring, dan pendampingan terhadap program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, menyampaikan keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan wujud dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain melakukan pengecekan lahan, personel Polsek Merbau juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk sektor pertanian, khususnya budidaya jagung pipil yang memiliki nilai ekonomi, dan mendukung kebutuhan pangan nasional. Di kegiatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing. "Untuk itu, segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110," teganya. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil Seluas 1,5 Hektar di Teluk Samak
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Rangsang melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil seluas di lahan seluas 1,5 hektar di Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, (Sabtu (28/4). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan SH bersama pemerintah desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Arta Niaga Teluk Samak. Adapun lokasi penanaman berada di wilayah Desa Teluk Samak dengan titik koordinat 0°51'29.1"N 103°03'32.1"E. Lahan yang digunakan merupakan milik BUMDes Arta Niaga Teluk Samak. Di kegiatan tersebut hadir Kepala Desa Teluk Samak, Bahrin AB, Pj Kanit Binmas, Bripka Benny Surya, Bhabinkamtibmas Desa Teluk Samak, Bripka S.P. Silaen, Ketua BUMDes Arta Niaga, Abdul Rohim, serta anggota BUMDes dan masyarakat setempat. Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan SH, mengatakan kegiatan ini bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Penanaman jagung pipil ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Gunawan. Ia menjelaskan, keterlibatan Polri dalam program tersebut dilakukan melalui penyuluhan, pendampingan, hingga pelaksanaan penanaman bersama masyarakat dan pihak desa. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi langkah penting meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kepulauan Meranti. Kegiatan penanaman jagung pipil tersebut berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dan berjalan aman, tertib, serta kondusif. Laporan kegiatan juga disampaikan kepada Wakapolres Kepulauan Meranti, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, dan Kabag SDM Polres Kepulauan Meranti.