Perjalanan
Sorotan terbaru dari Tag # Perjalanan
Demi Tanah Tempuh 17 Kilometer Perjalanan Konstantin Zulske Lintasi Negara dan Benua
Jakarta, katakabar.com - Sulit rasanya melihat berita dunia belakangan ini tanpa dihantui perang, kelangkaan sumber daya, dan situasi politik yang penuh ketidakpastian. Banyak dari peristiwa itu terjadi jauh dari kehidupan sehari-hari sehingga terkadang terasa lebih mudah untuk berpikir semua itu bukan urusan kita. Jarak sering membuat orang merasa dapat mengambil langkah menjauh dari suatu persoalan. Tetapi bagi aktivis lingkungan Konstantin Zulske, jarak bukan alasan untuk mengabaikannya. Dari Jerman Timur ke India hingga Indonesia, Konstantin Zulske telah menempuh lebih dari 17.000 kilometer hanya dengan sepeda. Semua itu ia lakukan untuk mempromosikan Save Soil, sebuah gerakan yang mengangkat kesadaran mengenai degradasi tanah yang semakin cepat terjadi di berbagai belahan dunia. Selama perjalanannya, ia telah melakukan banyak wawancara, berkemah di ruang terbuka, melintasi negara-negara berbeda, serta bertemu orang-orang dari berbagai latar budaya yang ikut membentuk perjalanan hidup dan pemahamannya tentang makna gerakan ini. Saat ini, ia berada di Jakarta setelah menyelesaikan perjalanan di sejumlah wilayah Indonesia dan Bali. Wawancaranya bersama tim India News Desk di Taman Menteng menjadi salah satu titik terbaru dalam perjalanan panjangnya. Bersepeda Melintasi Batas Sebuah Misi Global Save Soil awalnya didirikan oleh Sadhguru dan Isha Foundation sebagai upaya meningkatkan perhatian terhadap krisis degradasi tanah. Apa yang semula muncul sebagai isu lokal kemudian berkembang menjadi gerakan global dengan jutaan relawan di berbagai negara. Menurut Konstantin, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa sekitar 52 persen tanah produktif untuk pertanian di dunia telah mengalami degradasi, menciptakan dampak yang jauh melampaui sektor pertanian itu sendiri. Bagi Konstantin, persoalan ini berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, hilangnya keanekaragaman hayati, migrasi, perubahan iklim, hingga stabilitas global. “Semua orang berbicara tentang perubahan iklim dan krisis air. Namun hampir tidak ada yang membicarakan soal tanah,” ujarnya. Keterlibatan Konstantin dalam gerakan ini terasa alami. Jauh sebelum perjalanan dimulai, bersepeda telah menjadi bagian dari hidupnya. Ia mengaku terbiasa menempuh perjalanan jauh sejak masa sekolah hingga kuliah, bahkan sering bersepeda puluhan kilometer setiap hari. Ketika latar belakang akademiknya di bidang ilmu tanah bertemu dengan gerakan Save Soil, ia merasa menemukan perpaduan antara minat pribadi dan tujuan hidup. “Saya suka bersepeda, saya suka menyelamatkan tanah. Jadi itulah yang mendorong saya melakukan sesuatu yang cukup gila,” katanya sambil tertawa. Keputusan “gila” itu kemudian berkembang menjadi #cyclingforsoil, sebuah misi yang membawanya melintasi benua dan berbagai bentang alam. Ketika ditanya mengenai bagian paling berkesan dari perjalanannya, Konstantin mengatakan banyak momen istimewa muncul justru saat ia sendirian. Di luar wawancara dan interaksi dengan masyarakat lokal, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk memperhatikan perubahan lanskap yang ia lewati. Jalanan, pegunungan, garis pantai, hutan, hingga langit malam perlahan menjadi bagian dari kesehariannya. Lanskap Indonesia, Keramahan Warga dan Tantangan Tak Diduga Meski perjalanan panjangnya dipenuhi berbagai tantangan, Konstantin justru menyebut Indonesia sebagai salah satu pengalaman tersulit secara fisik. Setelah menghabiskan enam bulan di India untuk fokus pada yoga dan meditasi tanpa bersepeda, ia tiba di Jakarta dan langsung memulai perjalanan menuju Bandung melalui jalur Puncak. Di tengah perjalanan, ia mengalami gangguan pencernaan sekaligus nyeri hebat pada lutut saat harus menghadapi jalur menanjak. Tetapi kesulitan di awal itu perlahan tergantikan oleh pengalaman-pengalaman yang membekas. Saat kali pertama tiba di Jakarta bertepatan dengan perayaan Idulfitri, ia justru dikejutkan oleh suasana kota yang sangat sepi. Setelah datang dari Mumbai yang padat dan ramai, Jakarta yang lengang terasa sangat berbeda dari bayangannya. Ketika mulai kembali bersepeda, ia merasakan antusiasme masyarakat Indonesia yang menurutnya sangat unik. “Semua orang sangat antusias melihat saya,” katanya sambil tertawa saat mengingat bagaimana orang-orang meneriakkan “Mister!” dan “Bule!” berkali-kali sepanjang perjalanan. Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah saat mengunjungi Gunung Bromo. Melihat gunung berapi dari jarak dekat untuk pertama kalinya, lalu menuruni jalur menuju Probolinggo di bawah cahaya bulan, menjadi salah satu momen yang paling ia ingat. Ia menggambarkan perjalanan melewati garis pantai, jalanan yang diterangi bulan, hingga area dengan kunang-kunang sebagai pengalaman yang sulit dilupakan. Ia juga memuji keramahan masyarakat Indonesia. “Orang Indonesia sangat ramah dan menyenangkan,” tuturnya sambil tertawa. Mulai dari sekolah, universitas, hingga warga yang membuka pintu rumah dan berbagi makanan dengannya, Konstantin merasa selalu diterima selama berada di Indonesia. Perjalanan ke Dalam Diri dan Melampaui Batas Menjelang akhir wawancara, Konstantin mengatakan pelajaran terbesarnya bukan sekadar tentang perjalanan fisik. Bertahun-tahun menghabiskan waktu di jalan yang panjang dan sepi memberinya ruang untuk menghadapi banyak pikiran yang selama ini tenggelam di tengah rutinitas. Ia menggambarkan pengalaman tersebut sebagai perjalanan yang sangat personal, bahkan spiritual. Baginya, perjalanan itu menjadi kesempatan untuk memahami apa yang benar-benar ia inginkan dalam hidup dan hal-hal yang ternyata tidak terlalu ia perlukan. Di luar refleksi pribadi, perjalanan juga mengubah cara pandangnya terhadap orang lain. Setelah mengunjungi berbagai negara, termasuk wilayah yang sering dikaitkan dengan ketegangan politik, ia menyadari bahwa manusia di mana pun memiliki harapan dan pergumulan yang serupa. “Pada akhirnya, manusia tetaplah manusia,” jelasnya. Saat menutup percakapan, Konstantin mengingatkan bahwa di balik seluruh pengalaman positifnya, ia juga melihat langsung pembakaran sisa tanaman dan sungai-sungai yang mulai mengering selama perjalanannya. Degradasi tanah terus berlangsung secara perlahan di banyak tempat, tetapi ia percaya kesadaran dan tindakan bersama masih dapat mengubah masa depannya.
Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy Asisten Digital Perjalanan
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) sebagai asisten digital untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik antisipasi meningkatnya arus lalu lintas kendaraan masuk ke Jabotabek lepas libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Langkah ini penting dilakukan untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan, mengingat pergerakan masyarakat masuk Jabotabek pada Minggu (17/5), diprediksi akan meningkat sebesar 8,1 persen dibandingkan dengan lalin normal. Aplikasi Travoy dirancang untuk memberikan kemudahan dalam setiap tahap perjalanan, mulai dari persiapan sebelum berangkat, saat berada di jalan tol, hingga sampai ke tujuan. Melalui fitur-fitur unggulannya, Jasa Marga berupaya memastikan setiap perjalanan pengguna jalan berlangsung secara aman, nyaman, dan berkeselamatan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan kesiapan layanan digital menjadi salah satu strategi utama Jasa Marga dalam mengelola peningkatan volume lalin masuk Jabotabek. "Integrasi teknologi melalui Aplikasi Travoy menjadi kunci untuk menyajikan informasi lalu lintas yang cepat, akurat, dan real-time. Dengan memanfaatkan fitur Route Finder dan pantauan CCTV real time, pengguna jalan dapat merencanakan waktu perjalanan lebih baik untuk menghindari potensi kepadatan," ujar Rivan. Menurut Rivan, pengguna jalan dapat memanfaatkan aplikasi Travoy dimulai sejak tahap persiapan perjalanan. Sebelum memulai perjalanan, pengguna jalan dapat menggunakan fitur Route Finder untuk mengecek tarif dan rute tol yang akan dilalui berdasarkan titik keberangkatan dan tujuan serta golongan kendaraan pengguna. "Kondisi lalu lintas juga dapat dipantau secara real-time melalui lebih dari 3.500 CCTV yang terhubung di seluruh ruas Jasa Marga Group. Untuk memastikan kecukupan saldo e-toll sesuai perjalanan yang akan ditempuh, tersedia pula fitur Top Up E-Toll via Travoy Pay," jelasnya. Selama berada di perjalanan, kata Rivan, Travoy terus memberikan pendampingan melalui Informasi Gangguan dan Rekayasa Lalu Lintas secara real-time (seperti contraflow jika diperlukan). Aspek keamanan diperkuat dengan fitur Redzone Info dalam Travoy Map yang memberikan peringatan mengenai area rawan. Kalau ingin beristirahat, lanjut Rivan, fitur Rest Area menyajikan data kapasitas parkir dan fasilitas secara akurat agar pengguna tidak memilih lokasi yang padat, termasuk titik lokasi SPBU dan SPKLU. Bagi pengguna jalan tol yang membutuhkan bukti transaksi di gerbang tol, tersedia pula fitur Resi Digital. Pada kondisi darurat, Travoy menyediakan layanan Derek Online. “Seluruh pusat informasi dan bantuan selama berada di jalan tol juga telah terintegrasi dalam aplikasi ini, termasuk akses langsung ke Call Center 133 serta fitur Chat Us yang siaga selama 24 jam. Jasa Marga berkomitmen penuh untuk memberikan respons cepat dalam layanan operasional yang bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan hingga tiba dengan selamat di tempat tujuan,” sebut Rivan. Aplikasi Travoy hadir semakin lengkap sebagai asisten digital perjalanan yang mengintegrasikan berbagai layanan informasi, transaksi, hingga dukungan perjalanan dalam satu genggaman. Jasa Marga berkomitmen dalam melakukan pengembangan berkelanjutan pada aplikasi Travoy untuk menemani cerita perjalanan penuh arti bagi pengguna jalan. Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mengunduh aplikasi Travoy melalui Google Play Store atau Apple App Store, sehingga pengguna jalan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group
Sambut Libur Panjang, KAI Daop 1 Jakarta Tambah Sembilan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menambah jadwal perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) guna mengakomodasi lonjakan penumpang pada masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan mobilitas dari dan menuju wilayah Jakarta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan penambahan jadwal perjalanan kereta api jarak jauh ini pada rute-rute keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. “Kami memproyeksikan adanya peningkatan volume penumpang yang signifikan pada periode libur panjang ini. Oleh karena itu, Daop 1 Jakarta menambah sejumlah perjalanan kereta api pada rute favorit guna memastikan ketersediaan tempat duduk bagi calon penumpang,” jelas Franoto. Selama periode libur Kenaikan Yesus Kristus pada 13 hingga 18 Mei 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler. Di samping itu, terdapat penambahan 8 perjalanan KA dari Stasiun Gambir dan 1 perjalanan KA dari Stasiun Pasar Senen. Penambahan ini secara otomatis meningkatkan kapasitas layanan hingga 18.968 tempat duduk. Secara kumulatif, KAI Daop 1 Jakarta mencatat pemesanan tiket sebanyak 102.103 pelanggan yang akan berangkat serta 111.648 pelanggan yang akan tiba di stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta selama periode libur panjang tersebut. Terkait distribusi penumpang, volume keberangkatan tertinggi tercatat pada 13 Mei 2026 dengan 31.338 pelanggan, disusul 14 Mei 2026 sebanyak 30.116 pelanggan. Sementara itu, puncak arus kedatangan jatuh pada 17 Mei 2026 dengan 33.030 pelanggan, disusul 18 Mei 2026 sebanyak 22.297 pelanggan. Adapun rincian data pergerakan pelanggan harian pada periode 13 hingga 18 Mei 2026, yakni: - 13 Mei 2026: 31.338 berangkat, 11.489 tiba - 14 Mei 2026: 30.116 berangkat, 18.416 tiba - 15 Mei 2026: 12.653 berangkat, 10.060 tiba - 16 Mei 2026: 9.037 berangkat, 16.356 tiba - 17 Mei 2026: 13.013 berangkat, 33.030 tiba - 18 Mei 2026: 5.946 berangkat, 22.297 tiba Sebagai informasi, berikut adalah daftar kereta api tambahan yang dioperasikan pada bulan Mei 2026: - KA 7010C KA Tambahan GMR-YK (Gambir - Yogyakarta) keberangkatan 05.15 WIB - KA 50F Purwojaya Tambahan (Gambir - Cilacap) keberangkatan 07.00 WIB - KA 7006 Batavia (Gambir - Solo Balapan) keberangkatan 09.35 WIB - KA 58F Purwojaya Tambahan (Gambir - Cilacap) keberangkatan 13.25 WIB - KA 142B Argo Parahyangan (Gambir - Bandung) keberangkatan 13.40 WIB - KA 7040 KA Tambahan PSE-LPN (Pasar Senen - Lempuyangan) keberangkatan 15.25 WIB - KA 7008C KA Tambahan GMR-YK (Gambir - Yogyakarta) keberangkatan 16.25 WIB - KA 30F Argo Anjasmoro Tambahan (Gambir - Surabaya Pasarturi) keberangkatan 23.35 WIB - KA 126F Cheribon Fakultatif (Gambir - Cirebon) keberangkatan 23.55 WIB Franoto menambahkan bahwa tingginya angka pergerakan ini merepresentasikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api. “Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan yang terus kami jaga. Kami juga melihat adanya peningkatan signifikan pada arus balik di akhir periode libur,” tambahnya. KAI memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api selama periode ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali melalui kesiapan sarana, prasarana, serta optimalisasi pelayanan di stasiun. Adapun sejumlah kota tujuan favorit pelanggan pada periode ini antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Tentang Yudhi Isman: Perjalanan dari Indonesia ke Panggung Teknologi Global
katakabar.com - Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak kalangan: Yudhi Isman (Founder & CEO of Orbis Elite), perusahaan teknologi multinasional yang membangun ekosistem digital generasi baru. Cerita perjalanan hidupnya tidak dimulai dari Silicon Valley, Singapura, ataupun Tokyo melainkan dari sebuah kota yang jauh dari pusat industri teknologi dunia: Pekanbaru. Dari lingkungan sederhana itulah, seorang anak kelahiran 6 Januari 1995, putra kedua dari pasangan Manipol dan Ismawati, tumbuh dengan rasa ingin tahu yang besar terhadap komputer, sistem digital, dan cara teknologi menghubungkan manusia. Bersama dua saudaranya, Randi Ramana dan Syifa Ega Ismanda, Yudhi menghabiskan masa kecilnya dengan ketertarikan yang tidak biasa: bukan pada mainan atau aktivitas umum anak seusianya, tetapi pada struktur perangkat lunak, arsitektur sistem, dan logika pemrograman. Ketertarikan itu kelak membawanya pada perjalanan panjang, menantang, dan penuh tekad, hingga akhirnya menjadi salah satu figur teknologi paling menonjol yang lahir dari generasi baru Indonesia. Pendidikan Internasional dan Fondasi Teknologi Meskipun berasal dari latar belakang yang jauh dari pusat teknologi dunia, Yudhi memperluas wawasannya secara global. Ia menempuh studi Diploma di International Business Management Institute (IBMI), Berlin, Jerman, sebuah institusi yang memperkenalkannya pada prinsip manajemen modern, kepemimpinan organisasi, dan struktur pengembangan bisnis global. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan dalam bidang yang paling sesuai dengan minatnya sejak kecil: Computer Science BSc (Hons) di University of Essex, Colchester, Britania Raya. Di sinilah pemahamannya mengenai: - algoritma, - kecerdasan buatan, - pemrograman sistem, - arsitektur perangkat lunak, dan - infrastruktur komputasi skala besar berkembang secara signifikan dan membentuk pola pikir teknologinya. Pengalaman akademik internasional tersebut kemudian menjadi fondasi kuat dalam membangun sistem digital yang kompleks dan berorientasi masa depan. Awal Perjalanan Profesional: Dari Eksperimen Menuju Ekosistem Pada 2018, Yudhi memulai proyek awalnya yang bernama Orbisflix, Inc., sebuah eksperimen dalam layanan streaming dan media berbasis internet. Orbisflix bukan hanya sebuah platform, tetapi sebuah laboratorium tempat Yudhi menguji: - perilaku pengguna, - sistem backend, - arsitektur jaringan, - desain antarmuka, dan - model distribusi digital. Konsep VOD yang menjadi fondasi Orbisflix merupakan jendela pertama menuju pemikiran besarnya tentang bagaimana sebuah platform digital harus beroperasi, berkembang, dan berinteraksi dengan manusia. Selama empat tahun, Orbisflix menjadi wadah eksplorasi intensif. Banyak ide gagal, banyak yang diulang, banyak pula yang berubah arah. Namun proses itu justru membentuk pemahaman mendalam tentang apa yang diperlukan untuk membangun ekosistem teknologi berskala global. 2022: Lahirnya Orbis Elite Visi Teknologi Indonesia untuk Dunia Pada tahun 2022, sebuah babak baru dimulai. Orbisflix berevolusi menjadi Orbis Elite, Inc., dengan misi jauh lebih besar: membangun ekosistem digital terintegrasi untuk komunikasi, interaksi sosial, dan infrastruktur AI yang dirancang untuk masa depan. Transformasi ini menandai tiga hal utama: 1. Perpindahan dari satu produk menjadi multi-platform ecosystem 2. Integrasi teknologi komunikasi, sosial, AI, dan cloud dalam satu sistem 3. Penegasan posisi sebagai perusahaan teknologi multinasional Di bawah kepemimpinan Yudhi, Orbis Elite mulai membangun fondasi teknologi generasi berikutnya, salah satunya adalah platform sosial CoreX dan aplikasi komunikasi CoreX Messenger. Filosofi Teknologi: Simpel, Manusiawi, dan Berorientasi Masa Depan Bagi Yudhi, teknologi bukan hanya soal kemajuan, kecanggihan, atau kode pemrograman. Teknologi adalah medium untuk memperbaiki kehidupan manusia. Dalam banyak kesempatan, ia menegaskan prinsipnya: “Teknologi yang baik adalah teknologi yang membuat hidup lebih sederhana, bukan lebih rumit.” Pernyataan ini menjadi dasar bagi seluruh arsitektur produk Orbis Elite. Mulai dari desain antarmuka yang intuitif, pengoptimalan sistem berbasis AI, hingga konsep komunikasi real-time yang ringan dan efisien semuanya diciptakan dengan fokus pada pengguna sebagai pusat ekosistem. Membangun dari Indonesia Menuju Perusahaan Teknologi Multinasional Perjalanan Yudhi menjadi salah satu contoh paling nyata dari berkembangnya pemimpin teknologi baru dari Asia Tenggara. Dalam era di mana perusahaan teknologi besar sering muncul dari Silicon Valley, Korea Selatan, Tiongkok, atau India, keberhasilan Orbis Elite menjadi entitas global bermula dari Indonesia menawarkan perspektif baru bahwa: - inovasi bisa lahir dari mana saja, - ambisi tidak dibatasi geografi, dan - talenta digital Indonesia memiliki potensi global. Di bawah arahannya, Orbis Elite membangun infrastruktur digital yang diproyeksikan untuk: - ekspansi lintas negara, - kompatibilitas regulasi internasional, - kemampuan penskalaan global, dan - integrasi teknologi masa depan. Kepemimpinan dan Peran Yudhi dalam Ekosistem Orbis Elite Sebagai Founder, Chairman & CEO, Yudhi menjalankan beberapa peran strategis: - arsitek utama produk, - perancang ekosistem digital, - pengambil keputusan teknis utama, - pengembang visi jangka panjang, - serta pembentuk budaya perusahaan. Perannya bukan hanya sebagai pemimpin bisnis, tetapi juga sebagai teknologi yang memahami detail sistem hingga level kode. Melihat ke Masa Depan Dengan ambisi untuk memperluas jangkauan internasional, membangun infrastruktur digital baru, dan memperkenalkan generasi platform yang lebih inovatif, perjalanan Yudhi sebagai pemimpin teknologi Indonesia menjadi salah satu narasi penting dalam dunia digital saat ini. Dari Pekanbaru hingga panggung global, perjalanannya menjadi bukti bahwa visi besar dapat lahir dari tempat yang kecil—dan dengan tekad, dedikasi, serta kerja keras, dapat berkembang menjadi sesuatu yang memengaruhi dunia.
Genangan Air di Petak Jalan Cianjur- Cibeber, KAI Daop 2 Bandung: Maaf Perjalanan KA Siliwangi Tertahan
Cianjur, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat – Sukabumi pada hari ini, Minggu 5 April 2026. Gangguan tersebut disebabkan adanya genangan air di petak jalan antara Cianjur – Cibeber pada KM 87+8/9 akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur pada sore hari. Lantaran kondisi tersebut, untuk sementara perjalanan KA Siliwangi (345) tidak dapat dilanjutkan. Hingga saat ini, rangkaian kereta masih tertahan di Stasiun Cianjur sambil menunggu kondisi lintas kembali aman dan dapat dilalui oleh perjalanan kereta api. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap kondisi operasional. “KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Siliwangi (345). Keputusan untuk menahan perjalanan dilakukan semata-mata demi memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga,” kata Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan, genangan air yang terjadi di jalur rel tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kereta api karena berpotensi membahayakan perjalanan. Oleh karena itu, petugas di lapangan saat ini terus melakukan pemantauan serta penanganan guna memastikan kondisi lintas kembali normal. “Kami terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk memantau perkembangan kondisi genangan air. Perjalanan akan segera dilanjutkan setelah dipastikan jalur aman untuk dilalui,” tambahnya. Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 2 Bandung memberikan opsi pembatalan perjalanan bagi penumpang KA Siliwangi (345) yang tidak berkenan menunggu. Pelanggan dapat melakukan pembatalan tiket dengan kompensasi pengembalian bea sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Selain itu, bagi pelanggan yang tetap menunggu keberangkatan di Stasiun Cianjur, KAI Daop 2 Bandung juga diberikan service recovery sebagai bentuk kompensasi dari pelayanan kepada para pelanggan yang terdampak. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap mengikuti arahan petugas di stasiun serta memperhatikan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi KAI. “Kami ucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api,” sebut Kuswardojo. KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan kondisi perjalanan KA Siliwangi (345) seiring dengan penanganan genangan air di lokasi terdampak.
Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Skema Diskon Tarif Tol 30 Persen
Jakarta, katakabar.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional dan jalan tol, serta memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan kebijakan diskon tarif tol merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas, dan meringankan beban perjalanan masyarakat selama periode libur keagamaan tersebut. "Alhamdulillah semua Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) langsung setuju. Moda transportasi lain lebih kepada subsidi, sedangkan pada jalan tol kami memotong margin keuntungan para BUJT. Insyaallah diskon 30 persen itu akan kita terapkan," ujar Menteri PU. Dijelaskan Dody, pemberlakuan diskon 30 persen berlangsung pada 15 hingga 16 Maret 2026 untuk arus mudik, dan 26 hingga 27 Maret 2026 untuk arus balik. Potongan harga ini berlaku bagi pengguna uang elektronik dengan perjalanan jarak terjauh pada ruas-ruas tol yang telah ditetapkan. Ruas tol di Pulau Jawa yang mendapatkan diskon meliputi jaringan Tol Trans Jawa seperti Jakarta–Cikampek, Cikampek–Palimanan, Palimanan–Kanci, Kanci–Pejagan, Pejagan–Pemalang, Pemalang–Batang, Batang–Semarang, Semarang ABC. Diskon juga berlaku untuk ruas Cipularang, Padaleunyi, Tangerang–Merak, Cimanggis–Cibitung, Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu), serta Kelapa Gading–Pulogebang. Selain itu, potongan tarif juga berlaku pada ruas tol di luar Pulau Jawa seperti Bakauheni–Terbanggi Besar, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung, Kayuagung–Palembang, Indralaya–Prabumulih, Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–Bangkinang–Koto Kampar, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Belawan–Medan–Tanjung Morawa, Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, hingga Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6. Di samping diskon tarif, Kementerian PU juga fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan kesiapan fisik jalan. Menjelang periode mudik Lebaran 2026, jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 kilometer berada dalam kondisi mantap dengan tingkat kemantapan mencapai 93,5 persen. Terdapat pula 3.115,98 kilometer jalan tol yang disiagakan untuk melayani pemudik di seluruh Indonesia. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, menegaskan pemerintah telah menyiapkan strategi utama untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, khususnya pada jalur-jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume lalu lintas. "Strategi utama yang kami lakukan adalah memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap, tidak berlubang, dan seluruh bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik sehingga aman dan nyaman dilalui," ucap Roy. Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi gangguan lalu lintas dan bencana alam, Kementerian PU menyiagakan Disaster Relief Unit (DRU). Unit tanggap darurat ini dilengkapi dengan 1.461 unit alat berat serta material perbaikan cepat seperti jembatan bailey dan aspal dingin (cold mix asphalt) yang disebar di berbagai titik rawan. Untuk mendukung kelancaran di lapangan, sebanyak 496 posko mudik telah diaktifkan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi. Masyarakat yang membutuhkan informasi rute, titik rawan kemacetan, hingga layanan infrastruktur dapat mengakses situs web mudik.pu.go.id, atau menggunakan aplikasi pemantauan dari BUJT seperti Travoy dan HK Toll Apps. Pengaduan terkait kondisi jalan juga dapat disampaikan secara langsung melalui kanal layanan darurat “Halo Pak Dody” pada akun Instagram resmi @dody_hanggodo. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
MIND ID Perluas Peran Indonesia dan Kontribusi Global di Perjalanan Tahun Ketiga
Jakarta, katakabar.com - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menandai perjalanan tiga tahun sebagai strategic active holding dengan kinerja yang terus tumbuh solid, didukung fondasi nasional yang kuat serta peran yang semakin luas di tingkat global. Memasuki usia ketiga, MIND ID tidak hanya mencerminkan perjalanan waktu, tetapi juga fase penguatan peran sebagai penggerak hilirisasi nasional yang mampu menciptakan nilai tambah lebih besar dari kekayaan sumber daya alam Indonesia. Perusahaan terus bergerak maju dari Indonesia menuju kontribusi yang lebih luas di dunia, sejalan dengan visi “MIND ID for Indonesia and the World.” Kurun tiga tahun terakhir, MIND ID memastikan pengelolaan dan pengolahan sumber daya mineral dan batu bara dijalankan secara terintegrasi untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Penguatan tersebut diwujudkan melalui integrasi antar Anggota Grup yang meliputi ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia. Sinergi ini menjadi fondasi dalam membangun rantai pasok industri yang saling terhubung dan berdaya saing. Salah satu wujudnya adalah pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat, yang menghubungkan dan memperkuat rantai pasok pengolahan aluminium nasional. Selain itu, integrasi rantai pasok emas nasional terus dikembangkan melalui sinergi antar entitas Grup, sejalan dengan pengoperasian fasilitas pemurnian logam mulia di Gresik. MIND ID juga berperan aktif dalam pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik dan energy storage berbasis hilirisasi nikel, yang menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dalam rantai pasok global. Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menjelaskan hilirisasi mineral dan batu bara mandat strategis pemerintah yang sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden dalam mendorong industrialisasi dan peningkatan nilai tambah dalam negeri. “Dalam tiga tahun ini, kami terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antar Anggota Grup agar setiap komoditas tidak hanya berhenti sebagai bahan baku, tetapi menjadi bagian dari rantai pasok industri yang saling terhubung dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya. Maroef menerangkan MIND ID adalah perusahaan holding tambang konsisten dalam meningkatkan hilirisasi guna menjadi pendorong penting dalam transformasi struktur ekonomi Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Menurut Maroef, integrasi yang terbangun tidak hanya membuka potensi bisnis yang lebih optimal bagi kinerja perushaan, tetapi juga ikut memperkuat ekosistem industri dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah. Di sisi lain, kolaborasi ini turut mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah operasional. Ke depan, ucapnya, MIND ID akan terus memperluas pengembangan proyek hilirisasi strategis yang terintegrasi, mulai dari penguatan ekosistem baterai kendaraan listrik energi storage, hingga hilirisasi bauksit alumina aluminium. MIND ID juga akan terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan global untuk menciptakan inovasi industri yang lebih maju guna meningkatkan daya saing, serta memastikan keberlanjutan hilirisasi dan industrialisasi masa depan. Momentum ulang tahun ketiga MIND ID tahun ini bertepatan dengan perayaan Idul Fitri, yang menjadi pengingat akan pentingnya refleksi dan pemurnian dalam setiap langkah. Nilai tersebut selaras dengan upaya MIND ID dalam memastikan setiap proses bisnis yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan bagi bangsa. Sejalan dengan itu, MIND ID menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi sehingga mampu terus menghadirkan nilai tambah yang tidak hanya memperkuat daya saing nasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam rantai pasok industri global. “Kekuatan terbesar MIND ID bukan hanya pada sumber daya yang dikelola, tetapi pada kebersamaan, soliditas, dan sinergi yang terbangun di seluruh Grup,” tandasnya.
Hadirkan Nuansa Lebaran di 18 Stasiun, LRT Jabodebek Ciptakan Pengalaman Perjalanan Lebih Hangat
Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek menghadirkan nuansa Lebaran 2026 di 18 stasiun dengan dekorasi tematik, dan busana muslim petugas untuk memberikan pengalaman perjalanan lebih hangat agar berkesan kepada masyarakat. Nuansa Idul Fitri 1447 Hijriah dihadirkan melalui berbagai elemen visual di area stasiun, seperti ornamen khas Lebaran berupa ketupat, dominasi warna hijau dan emas, serta dekorasi tematik lainnya yang menciptakan suasana kebersamaan dan memperkuat atmosfer Hari Raya di ruang publik transportasi. Selain itu, suasana Lebaran juga terasa dari sisi pelayanan. Sebanyak 243 petugas frontliner yang terdiri dari passenger service dan ticketing officer mengenakan busana muslim selama periode Idul Fitri. Kehadiran petugas dengan balutan busana tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan inisiatif ini bentuk komitmen LRT Jabodebek dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman secara operasional, tetapi relevan dengan momen yang dirasakan masyarakat. “Idul Fitri momen yang identik dengan kebersamaan dan kehangatan. Melalui hadirnya nuansa Lebaran di stasiun dan layanan kami, LRT Jabodebek ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih dari sekadar perpindahan, tetapi menjadi bagian dari suasana Hari Raya yang dirasakan masyarakat,” kata Radhitya. Selain di area stasiun, ujarnya, sentuhan Idul Fitri juga dihadirkan di dalam kereta melalui elemen visual dan informasi layanan yang disesuaikan dengan momentum Lebaran, sehingga menciptakan pengalaman perjalanan yang konsisten dari stasiun hingga di dalam kereta. Inisiatif ini menjadi bagian dari pendekatan layanan berbasis pengalaman (customer experience) yang terus dikembangkan oleh LRT Jabodebek, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal, sekaligus mampu memberikan nilai tambah melalui pengalaman perjalanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Bersama MIND ID Mudik Lebih Ringan Perjalanan Lebih Tenang, Kok Bisa!
Jakarta, katakabar.com - Bagi sebagian besar orang Indonesia, mudik bukan sekadar berpindah dari kota tempat mencari rezeki ke kota tempat dibesarkan. Ia adalah perjalanan pulang yang sakral untuk menyambung silaturahmi dan menautkan kembali kenangan masa lalu. Rindu yang lama terpendam akhirnya bisa dilepaskan, kenangan yang lama tersimpan bisa diputar kembali sepanjang jalan pulang. Di ruas jalan darat yang padat, stasiun yang riuh, dan terminal yang sarat koper, jutaan langkah didorong oleh hal yang sama, yakni rindu dan kenangan. Tetapi sakralnya mudik kerap bersisian dengan realitas yang tak ringan kepadatan arus, perjalanan panjang, dan ongkos transportasi yang membengkak, membuat sebagian keluarga perlu menghitung ulang rencana pulang. Di sinilah moda transportasi yang aman, nyaman, sekaligus ramah di kantong menjadi penting. Ongkos yang lebih ringan memberi napas pada anggaran keluarga untuk berbagi rezeki kepada orang tua, sanak, dan tetangga di kampung. Program mudik bareng gratis yang didukung Grup MIND ID hadir sebagai solusi. Inisiatif ini wujud kehadiran perusahaan untuk menghantarkan rindu para perantau kembali ke kampung halaman lebih tenang, lebih aman, dan tanpa menambah beban biaya. Gelora Bung Karno Selasa (17/3) lalu, canda tawa anak-anak bercampur dengan riuhnya aba-aba panitia dan alunan musik dari panggung pelepasan pemudik. Di antara barisan bus yang siap berangkat, Sri Yuniarti mengeratkan genggaman pada tangan putrinya yang hampir lulus sekolah dasar, sambil merapikan barang bawaan dan memasukkannya ke dalam bagasi. Tak hanya pakaian, ia juga membawa penganan ringan sebagai buah tangan untuk orang tua dan saudara di Klaten. Bagi Sri, pagi itu penuh suka cita. Matanya tak lagi terpaut pada gedung-gedung pencakar langit Jakarta; pikirannya sudah melesat pada rumah sederhana dan keluarga yang siap menyambut. Ia mengapresiasi konsistensi Grup MIND ID memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan agar dapat mudik secara gratis. Menurutnya, penyelenggaraan yang rapi dan nyaman membuat perjalanan terasa lebih tenang. Sri dan keluarganya dibekali perlengkapan perjalanan seperti kaos, topi, bantal leher, goodie bag, obat-obatan, serta konsumsi selama di perjalanan. “Saya sudah tiga tahun ikut dan saya senang sekali. Pelayanannya bagus, semuanya bagus pokoknya. Kami juga merasa ringan, merasa senang bareng MIND ID,” cerita Sri. Di kesempatan lain, Fikro yang berprofesi sebagai pekerja housekeeping di Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM tampak tergesa-gesa mengejar bus yang ditumpanginya. Rindu bertemu keluarga terlihat jelas saat ia dan rekan-rekannya merapikan barang untuk segera naik. Fikro menyampaikan apresiasi kepada MIND ID yang terus konsisten mendukung program mudik bareng. Bukan hanya menyediakan transportasi, fasilitasnya lengkap dan terasa manfaatnya. “Saya harap MIND ID terus maju, sehingga program seperti ini terus diselenggarakan dan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat mudik bareng,” jelasnya. Adapun Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) bersama Anggota Grup ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia mendukung pelaksanaan Program Mudik Bersama 2026. Secara total, Grup MIND ID memberangkatkan 1.700 pemudik menggunakan 28 bus dan 4 kapal sebagai bentuk komitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan hemat bagi masyarakat. Di tengah hiruk-pikuk arus mudik, pengalaman seperti milik Sri dan Fikro mengingatkan bahwa pulang tidak harus terasa berat. Dengan dukungan yang tepat, mudik bisa menjadi lebih ringan, dan rindu pun sampai ke tujuan dengan lebih tenang.
Nikmati Perjalanan Mudik Lebaran 2026 dengan LRT Jabodebek Terintegrasi, Nyaman dan Terjangkau
Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek mengoperasikan 270 perjalanan setiap hari dengan tarif maksimal Rp10.000 selama periode 18 hingga 24 Maret 2026, menyediakan solusi mobilitas efisien bagi masyarakat di wilayah Jabodebek. Layanan ini terintegrasi dengan berbagai moda transportasi dan pusat aktivitas masyarakat. Masyarakat kini dapat menikmati perjalanan mudik maupun silaturahmi Lebaran 2026 dengan lebih praktis melalui layanan LRT Jabodebek yang terintegrasi, nyaman, dan terjangkau. Selama periode 18 hingga 24 Maret 2026, LRT Jabodebek mengoperasikan 270 perjalanan setiap hari dengan tarif maksimal Rp10.000, memberikan solusi mobilitas efisien bagi masyarakat di wilayah Jabodebek selama masa Angkutan Lebaran. LRT Jabodebek menghadirkan kemudahan perjalanan melalui integrasi antarmoda dengan berbagai layanan transportasi, seperti: - KRL Commuter Line - KA Bandara - Kereta Cepat Whoosh - Transjakarta - serta moda lanjutan lainnya Integrasi ini memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan secara lebih seamless, mulai dari kawasan hunian hingga titik tujuan akhir tanpa hambatan berarti. Selain itu, LRT Jabodebek juga terhubung dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata keluarga seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Hal ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan momen Lebaran untuk berwisata maupun berkumpul bersama keluarga. Untuk memastikan layanan tetap optimal selama periode Angkutan Lebaran, KAI menyiagakan 770 petugas layanan dan pengamanan, yang terdiri dari: • 243 petugas frontliner (119 passenger service dan 124 ticketing officer) • 527 personel pengamanan Kehadiran petugas ini bertujuan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta kelancaran operasional di seluruh area layanan LRT Jabodebek. Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa LRT Jabodebek hadir sebagai solusi mobilitas perkotaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat Lebaran. “Melalui integrasi antarmoda, tarif yang terjangkau, serta konektivitas ke berbagai destinasi strategis, LRT Jabodebek siap mendukung perjalanan masyarakat selama Lebaran menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman," ulasnya.