Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni puji Kejaksaan Negeri atau Kejari Bengkalis yang melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Kegiatan pemusnahan sejumlah barang bukti telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht itu dilakukan Kejaksaan Negeri atau Kejari Bengkalis di halaman kantor Kejari Bengkalis, Kamis (10/4).

Kepala Kejari Bengkalis, Sri Odit Megonondo mengutarakan, pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini dari penyelesaian 56 kasus yang telah inkracht ditangani Kejari Bengkalis.

"Total 56 perkara ini terdiri dari kasus sabu-sabu berjumlah 121,17 gram, 63 butir ekstasi dan 31,9 gram ganja. Jumlah barang bukti perkara warga sebanyak 9 perkara, jumlah perkara Keamanan dan Ketertiban Umum dan Negara serta Tindak Pidana Umum Lainnya (Kamnegtibum dan TPUL) sebanyak 14 perkara," ujar Kepala Kejari Bengkalis, dilansir dari laman Diskominfotik Bengkalis, Kamis siang.

Dijelaskannya, pemusnahan barang bukti narkotika ini dilakukan dengan cara digiling menggunakan blandar yang dilarutkan dengan cairan pembersih toilet. Untuk sejumlah android dimusnahkan dengan cara di tokok menggunakan palu dan barang-barang seperti pakaian, bungkusan narkotika dan lainnya dibakar.

Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Ed Efendi yang hadir di acara pemusnahan tersebut memberikan apresiasi kepada Kejari Bengkalis yang telah menuntaskan perkara, dan menghasilkan kekuatan hukum tetap.

"Dengan dilakukan pemusnahan barang bukti ini, kita harapkan juga dapat memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan bahwa negara tidak akan mentoleransi tindakan kriminal dan akan bertindak tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum," tuturnya.

Kasus narkotika saat ini sangat banyak terjadi, ucapnya, bahkan di Lapas Bengkalis dominannya diisi oleh para pelaku, pemakai dan pengedar narkoba.

"Ini harus kita perangi bersama-sama. Terlebih narkoba ini sudah masuk di lingkungan anak-anak di bawah umur. Kita tidak menginginkan generasi kita menjadi hancur karna pengaruh narkoba ini," tegasnya.

Di kegiatan turut hadir perwakilan dari Polres Bengkalis, perwakilan dari Kodim Bengkalis, Pengadilan Negeri, Bea Cukai dan sejumlah unsur lainnya serta beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (Infotorial)