https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Riau / Cerita Bengkalis: Tiga Tahun Berturut-turut Tunda Bayar, Pengelolaan APBD Dinilai Gagal Total

Cerita Bengkalis: Tiga Tahun Berturut-turut Tunda Bayar, Pengelolaan APBD Dinilai Gagal Total


Rabu, 14 Januari 2026 | 21:25 WIB  

Penulis : Sahril
Editor : Sahril Ramadana
Cerita Bengkalis: Tiga Tahun Berturut-turut Tunda Bayar, Pengelolaan APBD Dinilai Gagal Total

www.katakabar.com | Artikel ID: 43315 | Artikel Judul: Cerita Bengkalis: Tiga Tahun Berturut-turut Tunda Bayar, Pengelolaan APBD Dinilai Gagal Total | Tanggal: Rabu, 14 Januari 2026 - 21:25

Bengkalis, katakabar.com - Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, selama tiga tahun berturut-turut, mulai 2023 hingga proyeksi 2025, Bengkalis terus dibelit persoalan tunda bayar dengan nilai ratusan miliar rupiah.

Berdasarkan data rekonsiliasi hutang yang masih menunggu hasil review Inspektorat, kondisi keuangan daerah menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 

www.katakabar.com | Artikel ID: 43315 | Artikel Judul: Cerita Bengkalis: Tiga Tahun Berturut-turut Tunda Bayar, Pengelolaan APBD Dinilai Gagal Total | Tanggal: Rabu, 14 Januari 2026 - 21:25

Pada tahun 2023, tunda bayar tercatat sebesar Rp280 miliar. Masuk tahun 2024, angka tersebut melonjak drastis hingga diperkirakan mencapai Rp800 miliar, terdiri dari hutang pihak ketiga serta kewajiban belanja rutin yang belum terbayarkan.

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2025, hasil rekonsiliasi awal menunjukkan potensi tunda bayar di kisaran Rp600 hingga mendekati Rp700 miliar. 

Rinciannya, hutang kepada pihak ketiga diperkirakan mencapai sekitar Rp400 miliar, ditambah tunda bayar Dana Desa tahap IV lebih dari Rp200 miliar. Angka pasti masih menunggu hasil audit dan reviu Inspektorat Daerah.

TAPD Disorot, Disebut Gagal Hattrick

Kondisi ini memantik kritik keras terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dinilai gagal mengelola APBD secara sehat. Bahkan, TAPD disebut mencatat hattrick kegagalan karena tiga tahun berturut-turut APBD Bengkalis berujung tunda bayar.

Sejumlah pengamat menilai akar masalahnya terletak pada kesalahan mendasar dalam penyusunan anggaran. TAPD dinilai memaksakan belanja daerah tanpa menyesuaikan kemampuan pendapatan yang realistis. Idealnya, belanja disusun mengikuti asumsi pendapatan, bukan sebaliknya.

“Yang terjadi justru belanja dipatok tinggi, lalu pendapatan dipaksakan naik di atas kertas. Ketika realisasi pendapatan tak tercapai, yang muncul adalah tunda bayar,” begitu  keluh salah satu penggiat sosial di Bengkalis yang enggan dicantumkan namanya saat bincang-bincang dengan katakabar.com, Rabu (14/1). 

Asumsi Pendapatan Dinilai Fiktif

Kritik lainnya juga diarahkan pada kebijakan TAPD yang menambah beban belanja daerah melalui program dan kegiatan yang dinilai tidak prioritas, dengan dasar asumsi kenaikan pendapatan yang pada akhirnya tidak terealisasi alias zonk.

Lebih parah lagi, kenaikan asumsi pendapatan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD) justru berimbas pada peningkatan alokasi Dana Desa. Akibatnya, pemerintah daerah wajib menyalurkan dana ke desa, sementara pendapatan yang diasumsikan sebagai sumber pembiayaan ternyata tidak masuk ke kas daerah tepat waktu.

“Ini membuat Pemda terjebak. Dana desa harus dibayar, tapi uangnya tidak ada. Akhirnya muncul tunda bayar baru,” kata penggiat sosial tersebut. 

Sekda dan DPRD Dikritik

Ketua TAPD yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah turut menjadi sorotan. Sebab Sekda dinilai tidak memahami secara utuh struktur APBD dan manajemen keuangan daerah, sehingga defisit dan tunda bayar terus berulang dan seolah menjadi masalah rutin tahunan.

Tak hanya eksekutif, DPRD Bengkalis juga ikut dikritik. Lembaga legislatif tersebut dinilai lemah dalam menjalankan fungsi pengawasan, bahkan disebut “mandul” karena gagal mencegah APBD disahkan dalam kondisi berpotensi defisit.

Ancaman Serius bagi Daerah

Tunda bayar bukan sekadar persoalan administrasi keuangan. Dampaknya sangat nyata: kontraktor dan pihak ketiga tercekik arus kas, proyek pembangunan terhambat, pelayanan publik terganggu, hingga menurunnya kepercayaan dunia usaha terhadap pemerintah daerah.

Jika tidak ada pembenahan serius dalam perencanaan dan pengendalian anggaran, persoalan tunda bayar dikhawatirkan akan terus menjadi bom waktu yang menggerogoti stabilitas keuangan Kabupaten Bengkalis di tahun-tahun mendatang.


TOPIK TERKAIT

# Bengkalis# Tunda Bayar Bengkalis# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukrim

    Dilantik Irjen Pol Herry Heryawan, Ini Daftar Pejabat Baru Polda Riau

    Rabu, 14 Jan 2026 | 18:07 WIB
  • Riau

    Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Bersurat ke Kementerian

    Rabu, 14 Jan 2026 | 14:32 WIB
  • Default

    Kapolda Riau Pimpin Sertijab, Wakapolda Resmi Dijabat Brigjen Hengki Haryadi

    Rabu, 14 Jan 2026 | 14:01 WIB
  • Hukrim

    Visi Hijau Irjen Herry Heryawan Ubah Stigma Riau Penghasil Asap

    Rabu, 14 Jan 2026 | 07:37 WIB
  • Default

    Afni-Syamsurizal Rombak Kabinet, 198 Pejabat di Siak Dikukuhkan dan Dilantik, Cek Nama-namanya Disini

    Selasa, 13 Jan 2026 | 18:33 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :