https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas

Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas


Rabu, 17 September 2025 | 08:31 WIB  

Editor : Sahdan
Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas

Foto: Ilustrasi/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41075 | Artikel Judul: Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas | Tanggal: Rabu, 17 September 2025 - 08:31

Jakarta, katakabar.com - Pasar emas dunia (XAUUSD) memulai pekan dengan semangat baru, mencatat rekor tertinggi, dan terus menarik minat investor sebagai aset lindung nilai.

Optimisme pelaku pasar menguat menjelang pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC yang dijadwalkan September 2025.

Ekspektasi Federal Reserve (The Fed) akan memulai siklus pelonggaran suku bunga menjadi katalis utama yang menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan melemahkan dolar, sehingga memberi dorongan kuat bagi harga emas.

Para pelaku pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga sebagai langkah pertama dari rangkaian kebijakan moneter yang lebih longgar.

Sebagian analis bahkan menilai peluang pemangkasan yang lebih besar tetap terbuka, khususnya setelah revisi data ketenagakerjaan Amerika Serikat mengungkapkan kenaikan jumlah pekerjaan selama setahun terakhir telah dilaporkan jauh lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.

Temuan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja sedang melambat, memberi alasan lebih kuat bagi The Fed untuk segera menurunkan suku bunga.

Perubahan sikap Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam pidatonya di Simposium Jackson Hole akhir Agustus lalu semakin kokohkan keyakinan pasar.

Powell diperkirakan akan menyampaikan proyeksi ekonomi terbaru serta peta jalur suku bunga yang akan memandu kebijakan ke depan.

Sementara konsensus masih menilai pemangkasan bertahap sebagai skenario utama, tidak sedikit pelaku pasar yang menimbang kemungkinan langkah yang lebih agresif jika data ekonomi berikutnya menandakan perlambatan lebih tajam.

Dari sudut pandang teknikal, Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, menilai tren bullish pada emas  tetap dominan.

Ia mengungkapkan, pergerakan harga emas saat ini masih ditopang oleh kombinasi sinyal candlestick dan indikator Moving Average yang mengindikasikan tekanan beli kuat.

Andy memperkirakan momentum positif ini berpotensi membawa harga emas menembus area psikologis penting yang menjadi fokus investor.

Tapi, ia menegaskan pentingnya mengantisipasi skenario koreksi apabila harga gagal mempertahankan laju penguatannya, dengan area support tertentu sebagai patokan utama untuk mengukur kekuatan tren.

Selain menantikan keputusan FOMC, pelaku pasar juga memantau agenda ekonomi lain yang dapat memengaruhi pergerakan emas, seperti rilis data Penjualan Ritel AS.

Di sisi politik, perhatian publik tertuju pada proses pemungutan suara di Senat AS terkait pencalonan Dr. Stephen Miran untuk kursi Federal Reserve. Jika disetujui, Miran dapat langsung berpartisipasi dalam pertemuan kebijakan pekan ini.

Di tengah dinamika tersebut, mantan Presiden Donald Trump bahkan menyuarakan dorongan agar The Fed memangkas suku bunga lebih besar daripada yang diantisipasi Powell, menambah spekulasi di kalangan investor.

Sementara, hasil survei University of Michigan terbaru menunjukkan penurunan indeks sentimen konsumen yang mencerminkan meningkatnya pesimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi AS.

Ekspektasi inflasi jangka pendek memang tetap tinggi, namun proyeksi inflasi jangka panjang justru menunjukkan kenaikan, menegaskan kekhawatiran akan risiko resesi.

Kombinasi faktor fundamental dan teknikal ini memperkuat pandangan bahwa emas akan tetap menjadi aset yang dilirik menjelang pengumuman penting The Fed.

Dengan dukungan sentimen global dan prospek kebijakan moneter yang longgar, tren bullish emas diperkirakan berlanjut, sementara investor disarankan memantau reaksi pasar pasca-keputusan untuk menentukan arah transaksi selanjutnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41075 | Artikel Judul: Ekspektasi Kebijakan Dovish The Fed Perkuat Tren Bullish Emas | Tanggal: Rabu, 17 September 2025 - 08:31

TOPIK TERKAIT

# Ekspestasi# Kebijakan# Dovish# The Fed# Perkuat# Tren Bullish# Emas
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Riau

    Perkuat Kreativitas, ADUJAK  2025 Bukti Remaja Riau Generasi Hebat Menuju Indonesia emas 2045

    Selasa, 16 Sep 2025 | 15:45 WIB
  • Sumut

    MBG, Kunci Sukses dan Investasi Generasi Emas 2045

    Selasa, 16 Sep 2025 | 11:32 WIB
  • Sumut

    Langkat Siap Jalankan Visi Indonesia Emas 2045 Presiden Prabowo

    Jumat, 15 Agu 2025 | 11:08 WIB
  • Nasional

    Perkuat Konektivitas, Kalog Express Ekspansi ke Sukabumi

    Senin, 15 Sep 2025 | 09:00 WIB
  • Internasional

    Tekanan Bullish Emas Berlanjut Kuat, Target $3.675 di Depan Mata

    Kamis, 11 Sep 2025 | 17:04 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :