https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh

Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh


Rabu, 15 Oktober 2025 | 08:00 WIB  

Editor : Sahdan
Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh

Foto: Ilustrasi/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41667 | Artikel Judul: Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh | Tanggal: Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:00

Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) kembali torehkan rekor baru dengan tren kenaikan yang solid. Pada sesi perdagangan Amerika Utara, Senin (13/10), harga logam mulia ini menembus level psikologis penting di atas $4.100 dan terus bergerak naik hingga mendekati $4.130 pada awal sesi Asia, Selasa (15/10).

Menurut analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, lonjakan harga emas kali ini tidak lepas dari meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, yang mendorong para investor beralih ke aset aman seperti emas.

Secara teknikal, Andy menjelaskan sinyal dari grafik candlestick serta indikator Moving Average (MA) mengonfirmasi kekuatan tren bullish yang masih dominan pada XAU/USD. Sentimen pasar cenderung positif, dan selama tekanan beli tetap kuat, peluang kenaikan lebih lanjut masih terbuka lebar.

“Apabila momentum kenaikan ini bertahan, emas berpotensi menembus level $4.200 dalam waktu dekat. Namun, bila terjadi koreksi teknikal, maka area $4.071 menjadi batas bawah yang perlu diwaspadai oleh trader,” jelas Andy.

Dari sisi fundamental, eskalasi konflik perdagangan AS–Tiongkok menjadi pendorong utama reli harga emas. Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru yang lebih keras terhadap Tiongkok, termasuk penerapan tarif 100% untuk seluruh barang impor asal Negeri Tirai Bambu serta pembatasan ekspor perangkat lunak strategis buatan AS yang akan berlaku mulai 1 November.

Meski Trump kemudian menenangkan pasar dengan pernyataan “semuanya akan baik-baik saja,” kekhawatiran terhadap perang dagang masih membebani pelaku pasar.

Faktor lain yang memperkuat reli emas adalah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Federal Reserve (The Fed).

Pasar kini memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat Oktober, dan kemungkinan lanjutan pada Desember mendatang. Kebijakan suku bunga rendah ini membuat emas semakin menarik karena menurunkan biaya peluang untuk memegang aset tanpa imbal hasil.

Meski, sejumlah analis memperingatkan potensi koreksi harga setelah kenaikan signifikan lebih dari 56% sepanjang tahun ini. Suki Cooper, Kepala Riset Komoditas Global Standard Chartered Bank, menilai “Rally emas masih memiliki ruang untuk tumbuh, tetapi konsolidasi jangka pendek akan lebih sehat bagi kelanjutan tren naiknya.”

Sementara, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun delapan basis poin ke 4,059 persen, dan imbal hasil riil juga menurun ke 1,742 persen, kondisi yang semakin memperkuat dukungan terhadap harga emas. Analis dari Bank of America serta Societe Generale bahkan memperkirakan harga emas bisa mencapai $5.000 pada tahun 2026, sedangkan Standard Chartered menaikkan target rata-rata untuk tahun depan menjadi $4.488.

Secara keseluruhan, reli emas yang terjadi mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian global. Momentum positif masih berpihak pada emas, memberikan peluang bagi trader yang mampu memanfaatkan arah pasar dengan strategi yang tepat.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41667 | Artikel Judul: Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh | Tanggal: Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:00

TOPIK TERKAIT

# Emas# Sentuh# Rekor# Tertinggi# Tren Bullish# Kokoh# Asia
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Tokenisasi Emas Meningkat Saat Harga Emas Fisik Meroket

    Selasa, 14 Okt 2025 | 11:00 WIB
  • Sawit

    Wadah Kemasan Makanan dari Limbah Sawit dan Daun Pepaya Buatan Mahasiswa USU

    Senin, 13 Okt 2025 | 20:10 WIB
  • Riau

    Gencarkan Program Suling Emas, Polres Kepulauan Meranti Jalin Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

    Senin, 13 Okt 2025 | 14:29 WIB
  • Ekonomi

    Emas  Masih Bullish, Pasar Waspadai Potensi Koreksi Jelang Keputusan The Fed

    Minggu, 12 Okt 2025 | 14:00 WIB
  • Sawit

    Peserta Dunia Lewat, Inovasi VR Sawit Mahasiswa Poltek Aceh Sabet Emas Gemparkan Internasional

    Sabtu, 11 Okt 2025 | 14:39 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :