Home / Lingkungan / Jelang Ramadan, Polda Riau dan Pemko Pekanbaru Perkuat Goro dan Toleransi
Jelang Ramadan, Polda Riau dan Pemko Pekanbaru Perkuat Goro dan Toleransi
Polda Riau budayakan Gori dan toleransi. Foto: Bayu/katakabar.com.
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Polresta dan Pemerintah Kota Pekanbaru melaksanakan instruksi Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan aksi bersih-bersih atau gotong royong
Usung tema “Mari Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat dan Nyaman”, kegiatan ini jadi wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah.
Kegiatan gotong royong tersebut dipusatkan di kawasan MTQ Pekanbaru dan dilaksanakan serentak, tidak hanya di tingkat Polda Riau, tetapi juga di seluruh Polres jajaran se Indonesia.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan kegiatan ini implementasi langsung dari arahan Presiden RI yang sebelumnya telah mengumpulkan para kepala daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para Kapolda se Indonesia.
"Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan telah hadir langsung di Kota Pekanbaru ini sebagai bagian dari upaya menjabarkan amanat Presiden Republik Indonesia ke 8, H Prabowo Subianto".
"Arahan tersebut menekankan pentingnya kerja sama dan semangat gotong royong sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila," ujar Kombes Pandra, Jumat (6/2).
Menurutnya, kegiatan gotong royong ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga memiliki makna strategis dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini adalah wujud kita bekerja sama dan sama-sama bekerja. Tematik kegiatan hari ini menyasar tempat-tempat sentra masyarakat, termasuk saluran air yang mungkin tersumbat atau terhambat. Apalagi kita sudah memasuki peralihan musim hujan, tentu perlu persiapan agar tidak terjadi persoalan lingkungan," jelasnya.
Mantan Kabid Humas Polda Kepri itu menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan setiap hari Jumat maupun Selasa dengan sasaran sektor-sektor pelayanan publik.
Terlebih, umat muslim akan segera memasuki bulan suci Ramadan.
"Kita awali dari tempat-tempat peribadatan, sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama. Di sinilah nampak keberagaman kita. Kapolda Riau selalu mengingatkan bagaimana kita menjaga marwah dan kebersamaan ini," terangnya.
Lebih lanjut, Pandra menegaskan kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
"Ini bagian dari atensi Presiden RI dan perintah Kapolri kehadiran Polri harus berguna untuk masyarakat. Polri sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus pemecah masalah dan penegak hukum," tambah mantan Kapolres Meranti itu.
Pamdra memastikan seluruh personel Polda Riau dan Polres jajaran dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
"Ini bukan hanya di Polda Riau, tetapi seluruh Polres jajaran. Hari ini seluruh personel melaksanakan apel pagi dan terlibat dalam kegiatan gotong royong. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, disesuaikan dengan waktu dan tempat masing-masing Polda," imbuhnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyebut kegiatan hari ini sebagai kick off atau langkah awal penguatan budaya gotong royong di lingkungan Pemko Pekanbaru.
"Gotong royong hari ini adalah kick off atau permulaan. Di Pemko, Pak Wali sudah mengarahkan agar setiap hari ada 30 menit sebelum bekerja untuk gotong royong di kantor masing-masing, menjaga kebersihan kantor," kupas Markarius.
Markarius menuturkan, selain kegiatan rutin harian, Pemko Pekanbaru juga menetapkan titik-titik tertentu setiap minggunya untuk dibersihkan bersama.
"Per minggunya kita ada titik yang ditentukan untuk gotong royong bersama. Alhamdulillah, nanti kita akan terus bersinergi dengan Polda Riau," jelasnya.
Markarius menegaskan bahwa kebersihan fasilitas publik menjadi prioritas utama, termasuk puskesmas, kantor lurah, dan fasilitas pelayanan masyarakat lainnya.
"Masih ada puskesmas yang pekarangannya kurang terjaga, ada juga kantor lurah yang mendapat pengaduan masyarakat karena kondisi bangunan yang kurang layak. Ini yang kita bereskan. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tegasnya.
Markarius menekankan kebersihan tidak hanya di luar gedung, tetapi juga di dalam ruangan pelayanan.
"Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam ruangan, tempat pengurusan administrasi dan pelayanan masyarakat. Semua harus bersih dan nyaman," bebernya.
Menurut Markarius, meski kondisi kebersihan saat ini sudah jauh lebih baik dibanding awal tahun, namun upaya perbaikan harus terus dilakukan secara konsisten.
"Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik dibanding awal tahun, tetapi kita tidak boleh berhenti. Kita ingin pelayanan publik benar-benar optimal," tandasnya.








Komentar Via Facebook :