https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Olahraga / Liga.Tennis Luncurkan RSR 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia

Liga.Tennis Luncurkan RSR 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia


Minggu, 12 April 2026 | 13:08 WIB  

Editor : Sahdan
Liga.Tennis Luncurkan RSR 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia

Foto: Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 44773 | Artikel Judul: Liga.Tennis Luncurkan RSR 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia | Tanggal: Minggu, 12 April 2026 - 13:08

Bali, katakabar.com - Sejumlah cabang olahraga raket menunjukkan tren pertumbuhan yang solid secara global. Tenis tercatat sebagai salah satu olahraga paling populer di dunia, sementara padel berkembang pesat dengan Asia Tenggara sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru.

Di sisi lain, pickleball mencatat ekspansi signifikan di Amerika Serikat, Eropa, hingga Asia dan Australia, serta squash yang terus mengalami peningkatan adopsi di berbagai negara.

Di Indonesia, Bali muncul sebagai salah satu episentrum pertumbuhan olahraga raket. Hal ini didukung oleh kombinasi faktor demografis dan ekonomi, mulai dari tingginya populasi usia produktif dan aktif, pertumbuhan kelas menengah dan atas, hingga posisinya sebagai destinasi pariwisata global.

Dalam ekosistem tersebut, Liga.Tennis berkembang sebagai salah satu platform olahraga raket di Indonesia. Berawal dari Bali sejak 9 tahun lalu, Liga.Tennis kini merilis Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026, laporan industri yang merangkum tren olahraga raket berdasarkan data aktivitas pengguna di platformnya. Laporan ini disusun dari hampir 100.000 pengguna yang tersebar di tujuh klub Liga.Tennis sepanjang periode Januari–Desember 2025.

Berdasarkan laporan tersebut, tenis mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 80 persen di antara seluruh cabang olahraga, diikuti oleh padel sebesar 75 persen dan pickleball sebesar 41 persen. (Adapun tingkat okupansi tertinggi untuk tenis mencapai 92 persen di lapangan klub Umalas, dan untuk padel sebesar 82 persen di klub Sanur). Sementara itu, squash mencatat tingkat okupansi sebesar 18 persen dan berperan sebagai olahraga pelengkap dalam ekosistem dengan karakter permainan yang lebih teknikal dan intens.

Founder Liga.Tennis, Dima Shcherbakov menyampaikan, kami melihat adanya pergeseran signifikan dalam pola partisipasi olahraga, di mana aktivitas berbasis komunitas dan pengalaman sosial menjadi semakin dominan. Melalui laporan ini, kami ingin memberikan insight yang relevan bagi pelaku industri, investor, maupun komunitas olahraga.

Meskipun tenis masih menjadi olahraga dengan tingkat pemesanan tertinggi, padel berperan sebagai growth engine dalam ekosistem Liga.Tennis. Karakternya yang sosial dan mudah diakses menjadikannya efektif dalam menarik pemain baru sekaligus meningkatkan frekuensi bermain. 

Dari sisi demografi, kelompok usia muda menjadi pendorong utama pertumbuhan. Partisipasi tertinggi berasal dari kelompok usia 21 hingga 40 tahun, khususnya pada tenis (65,31 persen) dan padel (58,30 persen).

Squash menunjukkan distribusi yang lebih seimbang antara pemain muda dan paruh baya, sementara pickleball memiliki variasi usia paling beragam, dengan distribusi yang relatif merata dari kelompok junior hingga senior.

Dari sisi perilaku, tenis cenderung dimainkan sepanjang pagi hingga malam hari dengan aktivitas puncak antara pukul 08.00 hingga 20.00. Sementara itu, padel menunjukkan pola penggunaan yang tinggi pada pagi dan malam hari, dengan peningkatan aktivitas pada jam setelah kerja hingga pukul 21.00, mencerminkan karakter pengguna yang lebih sosial dan fleksibel. Laporan ini juga mencatat rata-rata pengeluaran pengguna sebesar Rp400.000 untuk aktivitas olahraga raket, dengan tambahan sekitar Rp50.000 untuk konsumsi dalam satu kunjungan.

Secara keseluruhan, pengguna Liga.Tennis didominasi oleh pemain lokal, dengan partisipasi ekspatriat dari berbagai negara seperti Rusia, Australia, China, Korea Selatan, Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat. Komposisi gender menunjukkan 57,3 persen laki-laki dan 42,7 persen perempuan, sementara kelompok usia 31–40 tahun menjadi kontributor terbesar, diikuti oleh kelompok 21–30 tahun.

Sebagai operator dan pengembang ekosistem olahraga raket, Liga.Tennis menghadirkan berbagai fasilitas mulai dari lapangan, kelas pelatihan, hingga penyelenggaraan turnamen dan aktivitas komunitas. Hingga 2025, Liga.Tennis telah menyelenggarakan 687 turnamen, termasuk Liga.Tennis Open dan World Pickleball Championship yang menarik partisipasi domestik dan internasional.

Pendekatan berbasis komunitas tersebut turut mendorong kinerja bisnis perusahaan. Pada periode 2024–2025, Liga.Tennis mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 35 persen, dengan margin laba bersih mencapai 31 persen dan pertumbuhan laba bersih sebesar 105 persen secara tahunan. Perusahaan juga mengembangkan berbagai sumber pendapatan, tidak hanya dari penyewaan lapangan, tetapi juga dari pelatihan, turnamen, gym & recovery service, hingga layanan pendukung lainnya. 

“Kami melihat olahraga raket akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan kebutuhan akan ruang sosial yang berkualitas. Dengan fundamental tersebut, kami optimistis ekosistem ini akan menjadi salah satu sektor olahraga dengan pertumbuhan paling dinamis dalam beberapa tahun ke depan,” tambah pria biasa disapa Dimas ini. 

Ke depan, Liga.Tennis membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor, untuk pengembangan lokasi baru. Perusahaan menargetkan return on investment (ROI) tahunan sebesar 25–35 persen, serta ekspansi hingga 77 klub dalam 10 tahun mendatang. Didukung oleh aset digital seperti Liga App yang telah memiliki hampir 100.000 pengguna, Liga.Tennis juga menyiapkan langkah ekspansi ke pasar regional, khususnya Asia Tenggara.

Pelajari lebih lanjut tentang tren olahraga raket dalam ekosistem Liga.Tennis di Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026 yang bisa diakses di sini.

www.katakabar.com | Artikel ID: 44773 | Artikel Judul: Liga.Tennis Luncurkan RSR 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia | Tanggal: Minggu, 12 April 2026 - 13:08

TOPIK TERKAIT

# Liga.Tennis# Luncurkan RSR 2026# Perkembangan# Reket# Bali
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Siap-siap! Jalan Tol Paltung Beroperasi Akhir 2026 Arus Mudik-Balik Nataru dan Idul Fitri 2027 Makin Lancar

    Rabu, 08 Apr 2026 | 16:08 WIB
  • Lifestyle

    Cerita Manusia di Balik Tambang, The MIND Journey Susuri Indonesia  Tanpa Pulang 53 Hari

    Senin, 06 Apr 2026 | 10:09 WIB
  • Default

    Puncak Arus Balik, Penumpang Gunakan KA Bandara Capai 12 Ribu di Yogyakarta

    Rabu, 01 Apr 2026 | 10:38 WIB
  • Nasional

    Arus Balik di Daop 2 Bandung Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Faktor Pendorong

    Senin, 30 Mar 2026 | 07:41 WIB
  • Nasional

    Siaga Arus Balik Idul Ftri 1447 H, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan RAA

    Minggu, 29 Mar 2026 | 16:01 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Sabet Juara 1 dan 3, Siswa MTsN 3 Rohul Torehkan Prestasi di Lomba Donor Darah

    Senin, 13 Apr 2026 | 07:59 WIB
  • Dugaan Pungli Pelantikan 22 Kepala Sekolah SD di Labuhanbatu, Setoran Capai Rp60 Juta

    Senin, 13 Apr 2026 | 19:47 WIB
  • Bersaing Ketat dengan 421 Siswa, Rafa Murid MAN 1 Rohul Raih Beasiswa Anak Riau

    Kamis, 16 Apr 2026 | 07:39 WIB
  • Dianggap Lalai, Guru Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Praktik Siswa Berujung Maut di SMP Islamic Center Siak, Sementara...

    Selasa, 14 Apr 2026 | 16:19 WIB
  • SMPN 02 Dolok Sibio-Bio: Tapak yang Rindu Perubahan dari Zaman Bahola

    Minggu, 12 Apr 2026 | 08:42 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :