https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Pemuda Sakai Kecam Konflik Antara KSO APN dan Karyawan SIS di Kebun Sawit Sitaan Negara

Pemuda Sakai Kecam Konflik Antara KSO APN dan Karyawan SIS di Kebun Sawit Sitaan Negara


Senin, 22 Desember 2025 | 22:44 WIB  

Editor : Sahdan
Pemuda Sakai Kecam Konflik Antara KSO APN dan Karyawan SIS di Kebun Sawit Sitaan Negara

Konflik anggota KSO PT PAB dan karyawaan PT SIS terjadi lagi di lahan sawit sitaan negara. Foto: Sah/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42929 | Artikel Judul: Pemuda Sakai Kecam Konflik Antara KSO APN dan Karyawan SIS di Kebun Sawit Sitaan Negara | Tanggal: Senin, 22 Desember 2025 - 22:44

Bathin Solapan, katakabar.com - Konflik antara anggota KSO PT Palma Agung Bertuah (PAB) versus karyawan PT Sinar Inti Sawit (SIS) terjadi lagi di areal perkebunan sawit sitaan negara di kawasan Duri 13, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (22/12) siang hingga sore.

Konflik tersebut nyaris menghilangkan nyawa seorang warga karena terluka dengan kondisi tangan putus, dan badan ditusuk.

Menyikapi pecahnya konflik, Tokoh Pemuda Suku Bangsa Minoritas Sakai Riau, Andika Putra Kenedi disapa akrab Andika Sakai angkat bicara. "Saya selaku Pemuda Suku Bangsa Minoritas Sakai Riau bahwasanya tragedi yang terjadi Senin (22/12) dari siang hingga sore sungguh sangat menghilangkan marwah dan martabat negara oleh mafia-mafia yang terjadi di PT SIS," ujarnya kepada katakabar.com lewat pesan suara WhatsApp, Senin malam.

Diketahui secara nyata, kata Andika Sakai, bahwasanya perkebunan PT SIS sudah disita oleh negara secara resmi. Di mana aturan sudah jelas bahwasanya setiap perkebunan dalam kawasan hutan telah disita oleh negara.

"Tragedi yang terjadi hari ini adalah antar anggota KSO PT Palma Agung Bertuah dengan karyawan PT SIS yang terjadi siang hingga sore tadi. Maka kami selaku tokoh pemuda dan masyarakat Suku Bangsa Minoritas Sakai Riau kecam dengan perlakuan dan perlawanan oleh pihak PT SIS terhadap negara. Kita berbicara negara dulu, negara saja menyita aset perkebunan PT SIS sanggup mereka lawan apalagi dengan masyarakat yang awam," jelasnya.

Jadi, tegasnya, kami minta kepada penegak hukum baik Kapolda Riau, Kapolres Bengkalis, Kapolsek beserta dengan lembaga-lembaga yang harus ditindak tegas dengan setegas tegasnya.

"Tindak tegas langsung ditangkap para aktor pelaksana, tidak mungkin karyawan perusahaan itu berani melakukan kekerasan apabila tidak ada perintah dari orang-orang tempat mereka bekerja. Kami dari Suku Bangsa Minoritas Sakai Riau jecam dengan apa yang terjadi pada siang ini," pintanya.

Selain itu, tuturnya, kami minta kepada penegak hukum untuk bisa mengusut tegas, kami minta kepada Kejati Riau segera periksa dan audit di mana negara juga merasakan kerugian yg dilakukan oleh PT SIS sampai saat ini melakukan kerugian terhadap orang melukai sehingga ada terjadi korban, tangan putus, dan badannya ditusuk, itu adalah perlawanan keras dari karyawan PT SIS. 

"Tentu karyawan PT SIS tidak berani apabila tidak ada arahan dan perintah dari di mana mereka tempat bekerja. Karyawan ini hanya sebagai tameng saja mereka bekerja di sana tentu tanpa perintah tidak mungkin mereka lakukan," terangnya.

Untuk itu, imbuhnya, kami minta kepada penegakan hukum baik itu penegakan hukum tinggi untuk bisa segera melaksanakan pemeriksaan secara sportif kepada pimpinan PT SIS. Kami dari Suku Bangsa Minoritas Sakai Riau jangan ada lagi terjadi keonaran, dan  keributan di kampung kami, karena kami rasa pemicu terjadi keributan ini karena tidak terimanya dari pihak pimpinan PT SIS kebun mereka di sita oleh negara.

"Jangankan masyarakat awam negara saja dilawan oleh pimpinan PT SIS," tegasnya lagi.

Kami harap yang terjadi hari ini bisa ditindak tegas oleh pihak kepolisian yang berwajib. Kami sekali lagi menghimbau kepada masyarakat tentunya masyarakat tentunya masyarakat yang ada di Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis jangan sampai harga diri marwah kampung kita diinjak-injak oleh korporasi-korporasi, dan mafia-mafia yang hanya mendapatkan kepentingan keuntungan bagi mereka, mereka saja melawan negara apalagi kita masyarakat awam.

Andika Sakai menambahkan, kami minta kepada Lemnaga Adat Melayu Riau (LAMR) untuk segera memberikan tindakan secara adat kepada pimpinan PT SIS yang telah membuat onar, dan yang telah membuat ribut kami tidak terima kampung kami diacak-acaj oleh korporasi-korporasi yang ada yang sudah disita negara, itu sudah jelas!

"Jangan sampai negara lemah dan rendah di mata para korporasi yang mafia," tandasnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42929 | Artikel Judul: Pemuda Sakai Kecam Konflik Antara KSO APN dan Karyawan SIS di Kebun Sawit Sitaan Negara | Tanggal: Senin, 22 Desember 2025 - 22:44

TOPIK TERKAIT

# Lahan Sitaan Negara# PT SIS# KSO PT PAB# Konflik# Bathin Solapan# Bengkalis# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Riau

    Nelayan Kepulauan Meranti Hilang di Laut Rangsang Pesisir Ditemukan Selamat

    Senin, 22 Des 2025 | 18:00 WIB
  • Riau

    HUT ke 17 Kepulauan Meranti, Yayasan Bakrie Amanah dan PT ITA Khitanan Massal Gratis

    Senin, 22 Des 2025 | 17:00 WIB
  • Hukrim

    Tinjau Kesiapan Siskamling, Kapolres Meranti Bersama Tim Raga Pastikan Nataru Berjalan Kondusif

    Minggu, 21 Des 2025 | 22:30 WIB
  • Hukrim

    Kapolres Inhu Bentuk Tiga Tim Cek Kesiapan Pos Nataru

    Minggu, 21 Des 2025 | 20:06 WIB
  • Olahraga

    Buka Open Turnamen Sepak Bola APDESI Cup III Rangsang 2025, Ini Asa H Asmar

    Minggu, 21 Des 2025 | 19:36 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :