Binjai|Katakabar.com
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama dengan petugas gabungan Polda, Kodam, Pemko Binjai dan Pemkab Langkat, lakukan apel gabungan di Lapangan Merdeka, Jalan Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Senin (10/1/2022).
Apel gabungan ini dilakukan, guna menutup dan menyegel lokasi hiburan malam yang berada di Kota Binjai. Diduga, lokasi ini kerap kali dijadikan tempat prostitusi dan peredaran Narkoba.
Perihal ini dilaksanakan, sebagaimana instruksi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk menutup lokasi prostitusi dan peredaran narkoba.
Asisten Administrasi Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Fitriyus mengatakan, Gubernur Sumatera Utara akan melakukan penutupan terhadap tempat-tempat maksiat yang ada.
Akan tetapi, penutupan lokasi dilakukan dengan secara bertahap. Yakni, melihat izin dan apakah tempat tersebut menjadi lokasi peredaran narkoba.
"Artinya tidak beroperasi sama sekali dan ada tahapan," kata dia, usai melaksanakan apel gabungan.
Ia mengatakan, dalam hal ini pihaknya akan mendirikan beberapa posko untuk memantau lokasi hiburan malam tersebut. "Mulai hari ini akan membuat posko secara terpdi di lokasi ini. Kita lihat situasinya bagaimana," jelasnya.
Pada kegiatan ini, petugas gabungan akan mendatangi Diskotek Key Garden, Cafe Duku Indah, Cafe Champions dan Star Fly.
Mantan Kadis Kominfo Sumut ini kemudian mengatakan, sebanyak 700 personel gabungan dilibatkan untuk menutup tempat-tempat maksiat yang ada di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.
"Ada 700 personel gabungan yang dirurunkan dari masing-masing instansi," ungkapnya.
Setelah melaksanakan apel, petugas gabungan dibagi menjadi beberapa regu, guna menyusuri lokasi hiburan malam tersebut.
Semenatra itu saat tiba dilokasi Diskotik Kay Garden di Jalan Sei Petani, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, petugas dIhadang puluhan emak-emak.
Kehadiran petugas gabungan ini, guna menyegel Diskotek Key Garden, yang diduga tidak memiliki izin dan kerap dijadikan lokasi peredaran narkoba.
Hal ini dilakukan, sebagaimana instruksi menutup lokasi hiburan malam yang menganggu ketentraman masyarakat.
Para ibu-ibu ini terlihat duduk di depan gerbang masuk ke Diskotek Key Garden. Mereka duduk beramai-ramai, agar petugas tidak bisa masuk ke dalam, guna menyegel lokasi tersebut.
Bahkan, para ibu-ibu itu bernyanyi lagu Indonesia Raya dan Maju Tak Gentar, sambil berjoget kearah petugas. Tidak hanya itu, pemuda setempat juga terlihat berkumpul, seketika petugas menyambangi Key Garden.
Diperkirakan, ada ratusan orang sudah menunggu kedatangan petugas yang akan melakukan penyegelan lokasi tersebut.
Hampir sejam lebih lamanya petugas menunggu kedatangan pengelola Key Garden. Setelah tiba, pihak pemerintah langsung menanyakan izin kepada pengelola Key Garden.
Dari keterangan pengelola Key Garden S Barus mengakui, pihaknya telah melengkapi seluruh berkas izin tempat hiburan malam. "Kita telah lengkapi seluruh berkas izin yang ada," katanya.
Karena sudah izin lengkap, petugas tidak melakukan penyegelan Key Garden. Akan tetapi, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan di lokasi ini. Sebab, diduga peredaran Narkoba marak terjadi.
Ratusan Personel Gabungan Dihadang Ibu-Ibu Tutup Diskotek Key Garden
Diskusi pembaca untuk berita ini