Home / Riau / Surkan Bantuan Anak Yatim dan Inisiatif Ecoprint Motif Batik Mangrove Khas Kepulauan Meranti
Sinergi Pemda dan PT EMP
Surkan Bantuan Anak Yatim dan Inisiatif Ecoprint Motif Batik Mangrove Khas Kepulauan Meranti
Sinergi Pemda Kepulauan Meranti dan PT EMP. Foto: Nur/katakabar.com.
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, terima kunjungan manajemen PT Energi Mega Persada (EMP) di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (10/12) kemarin.
Kunjungan ini dilakukan sekaligus penyaluran bantuan sosial bagi anak yatim, serta penyerahan contoh Ecoprint motiv Batik Mangrove jadi ciri khas Kabupaten Kepulauan Meranti
Di pertemuan tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PT EMP terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim di wilayah 'Bumi Sagu'.
“Kami didatangi rekan-rekan dari PT EMP yang telah menyalurkan bantuan uang tunai kepada anak yatim sebesar Rp500 ribu per orang, dengan total penerima 150 orang anak yatim. Bantuan disalurkan di wilayah Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan sosial, PT EMP juga menyerahkan contoh Ecoprint motiv Batik Mangrove jadi ciri khas Kabupaten Kepulauan Meranti kepada Pemerintah Daerah. Batik tersebut dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas, dan pewarna alami yang berasal dari tanaman sagu serta mangrove (bakau), jadi ciri khas daerah pesisir Kepulauan Meranti.
“Alhamdulillah, diserahkan pula contoh batik Kepulauan Meranti yang insya Allah akan menjadi batik asli daerah kita. Ini baru contoh awal, dan ke depan kita akan mencoba menjalin kerja sama serta kolaborasi dengan PT EMP maupun PT ITA untuk memproduksi Ecoprint motiv Batik Mangrove yang menjadi ciri khas Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelasnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal serta memperkuat identitas budaya Meranti di tingkat regional maupun nasional.
“Bahannya sangat baik, dan warna-warnanya betul-betul diambil dari alam, dari sagu dan bakau. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik. Insya Allah masyarakat Kepulauan Meranti nantinya resmi memiliki Ecoprint motiv Batik Mangrove yang menjadi ciri khas Kabupaten Kepulauan Meranti,” imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta mendukung kesejahteraan sosial, sekaligus melestarikan budaya lokal di Kabupaten Kepulauan Meranti.








Komentar Via Facebook :