Home / Hukrim / Ups! Korban Singkap Kebrutalan Pelaku di Sidang Penganiayaan Selebgram Cut Salsa
Ups! Korban Singkap Kebrutalan Pelaku di Sidang Penganiayaan Selebgram Cut Salsa
PN Pekanbaru gelar persidangan kasus dugaan penganiayaan Selebgram Cut Salsa. Foto BU/katakabar.com.
Pekanbaru, katakabar.com - Sidang dugaan kasus penganiayaan Selebgram Cut Salsa digelar Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, di ruang sidang Prof. Oemar Seni Adji, Rabu (22/1).
Tiga saksi dihadirkan di persidangan itu di antaranya korban berinisial AHM 18 tahun, teman korban bernama Ridho, dan ibu kandung korban, Weni.
Saat kejadian, korban yang masih berusia 17 tahun, atau masih dibawah umur, memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim mengenai insiden yang terjadi di sebuah kafe di Mall SKA pada Rabu (13/12) lalu.
“Saat saya keluar dan duduk di area luar, tiba-tiba terdakwa menyiramkan air putih dari gelas ke arah saya sambil berkata, ‘Maaf ya, aku sengaja," ujar AHM kepada Hakim Ketua, Hendah Karmila Dewi.
Tidak terima atas tindakan tersebut, AHM mengaku membalas dengan menyiramkan air dari botol miliknya. Tapi, aksi tersebut berujung pada tindak kekerasan dari terdakwa.
“Dia sangat brutal, mencakar saya hingga kuku tangannya terlepas dan tertinggal di rambut saya. Bahkan, dia menghina saya dengan kata-kata kasar,” ulasnya.
Di kesaksiannya, AHM menuturkan, ia mengalami luka lecet di pelipis, pipi kanan, dan lengan kanan. Ini berdasarkan hasil visum yang dijalaninya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau usai kejadian. Selain luka fisik, AHM merasa trauma dan kini menjalani terapi psikologis.
“Secara fisik saya terluka, tapi mental saya juga terganggu. Sampai sekarang saya masih takut keluar rumah,” ucapnya.
Selain korban, Ridho yang saat kejadian berada di lokasi bersama korban, turut dihadirkan di persidangan. Dia saksi yang cukup kuat, sebab berada tepat bersama korban saat peristiwa dugaan penganiayaan terjadi.
“Saya melihat terdakwa menyiramkan air ke korban dengan sengaja. Ketika korban membalas, terdakwa malah menjambak dan mencakar korban hingga terjatuh. Saya berusaha melerai, tapi situasinya sangat kacau,” kata Ridho.
Sedang ibu korban, Weni yang dihadirkan pada persidangan, memberikan kesaksian terhadap peristiwa yang dialami putri tercintanya itu. Dia mengaku saat ini sudah menutup pintu maaf, lantaran sejam peristiwa terjadi, tidak ada itikad baik dari keluarga Cut Salsa untuk meminta maaf kepada anaknya.
“Kami sepakat untuk tidak berdamai karena pihak mereka tidak pernah meminta maaf secara langsung,” imbuhnya.
Cut Salsa yang hadir di persidangan sempat membantah sejumlah kesaksian dari tiga saksi tersebut. Dia mengaku tidak pernah memprovokasi korban sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi.
Bahkan Salsa membantah jika merupakan tidak penganiayaan.
"Menurut saya itu perkelahian, bukan penganiayaan," sebut Cut Salsa sesudah persidangan.
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Press Release Polsek Mandau
Gegara Ditegur Jangan Gunakan Narkotika, Suami Tega Bunuh Istri di Batsol








Komentar Via Facebook :