BINJAI | KATAKABAR
Jika nantinya ditemukan atau terbukti ada unsur kelalaian terkait tewasnya siswa SD disalah satu sekolah di Kota Binjai, Sumatra Utara. Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, tentu akan mengambil tindakan atau memberikan sanksi.
"Pasti ada sanksi, walaupun semua sudah ajal dan ketentuan Allah. Kalau ada unsur kelalaian, tidak memantau, tidak mengawasi, nanti kita ambil tindakan," kata Walikota Binjai Amir Hamzah, Senin (13/6/2022).
H Amir Hamzah, juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya seorang pelajar kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri 023971 berinisial MIA (11), diduga akibat dianiaya rekanya.
"Pertama kita menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya anak kita siswa kelas 5. Kemarin Pak Kapolres sudah berkunjung ke rumah duka," kata Amir ketika dimintai keteranganya.
Terkait persoalan ini, Amir menyebut, sudah memanggil Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Afwan Siregar. Karena adanya laporan pengaduan ke Polres Binjai. "Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," seru dia.
Dia juga sudah mengetahui kalau ibunda korban, Santi Citra Dewi membawa persoalan ini ke ranah hukum. sudah melaporkan hal ini kepada Polres Binjai. Namun sejauh ini Amir, disinyalir belum sempat datang ke rumah korban di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatra Utara.
"Sekarang sedang proses, saya juga ikuti perkembangannya," kata mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai ini.
Polres Binjai sendiri menerima laporan ibunda korban dan masih terus melakukan penyelidikan. "Masih terus diproses, kalau perkembangannya bisa coba langsung ke reskrim," kata Kasubag Humas Polres Binjai Iptu Junaidi.
Bahkan, anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai juga sudah cek tempat kejadian perkara di SDN 023971. Sejauh ini, polisi sudah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan. "Untuk saksi-saksi, kita undang hari Selasa (14/6)," tegas Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Binjai, AKP M Rian Permana ketika dikonfirmasi.
Sebelumnya, unggahan status Facebook ibunda korban menyita perhatian hingga Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting datang ke rumah korban. Oleh orang nomor satu di Polres Binjai menyarankan agar keluarga korban membuat laporan, demi membuka tabir kematian dugaan penganiayaan.
Dalam postingannya, korban berinisial MIA meninggal dunia diduga dianiaya oleh teman sekolahnya. Semula sang ibu beranggapan kalau MIA tutup usia karena sakit. Namun belakangan, teman korban menyampaikan kalau ada terjadi dugaan penganiayaan hingga mengakibatkan nyawa anaknya melayang.
Walikota Binjai Akan Beri Sanksi Sekolah Jika Ada Unsur Kelalaian
Diskusi pembaca untuk berita ini