Dibalik Penghargaan Nasional Ada Derita Warga Cium Busuk Air Comberan dan Resah Jalan Berlubang
Bengkalis, katakabar.com - Wisma Sri Mahkota nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, saksi bisu Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso serahkan Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni, Selasa (28/4) lalu. Penghargaan tersebut sebelumnya diterima Wakil Bupati Bengkalis saat mewakili Bupati Bengkalis di kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Palembang, Sabtu (25/4) lalu. 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis di pergelaran tersebur meraih Juara III kategori penurunan kemiskinan dan stunting. Dilihat dari gambar yang diunggah di website Diskominfotik Bengkalis, raut wajah Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso tersenyum bahagai sambil memegang perhargaan total Rp1 miliar. Tetapi di sisi lain, Air Comberan meluber ke jalan, dan aspal hotmix ruas Jalan Jenderal Sudirman, yang berada persis diapit Jalan Sejahtera dan Simpang Babussalam Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis jadi saksi bisu derita masyarakat, khususnya warga sekitar, dan pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari. Raut wajah warga sekitar, dan pengendara terlihat tersenyum murung mencium bau busuk, dan dahi mengkerut menginjak dalam-dalam pedal rem kenderaan saat melintas di ruas aspal homix jalan berlubang. Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso tanpa beban menyampaikan secara singkat penghargaan ini hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Sedang, Bupati Bengkalis, Kasmarni, mengucapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan penghargaan ini menjadi bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menjalankan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sontak, sejumlah netizen di facebook bereaksi dan pertanyakan apakah Pemkab Bengkalis sudah serius membangun struktur dan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya di daerah Duri, yakni air comberan meluber ke badan jalan lantaran parit (drainase) tersumbat menjadi pemicu ruas jalan protokol rusak berat sudah bertahun lamanya belum juga ada upaya perbaikan dari pemerintah melalui dinas terkait. Selain itu, pot-pot bunga rusak ditabrak ragam kenderaan yang mengalami laka lantas di sepanjang Jalan Hang Tuah. Kini pot-pot bunga rata dengan median jalan (pulau jalan), lagi-lagi belum ada upaya perbaikan. Apalah artinya bangga dengan prestasi yang diraih jika dibalik prestasi tersebut masyarakat menderita disebabkan cerita lama dan usam harusnya bisa dibenahi dan diperbaiki tidak perlu berbagai alasan klasik yang membikin logika dan nalar berperang dengan nurani sebagai pelayan yang diberi kepercayaan oleh masyarakat.
Soal Jalan Berlubang di Duri: Masyarakat Bisa Pidanakan dan Gugat PMH Pejabat Terkait
Duri, katakabar.com - Masalah ruas jalan aspal hotmix Jenderal Sudirman, dan air comberan meluber ke jalan disebabkan drainase rusak tidak kunjung diperbaiki di kawasan Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah bertahun lamanya dikeluhkan masyarakat. Tetapi, penguasa dan pejabat terkait atau penyelenggara jalan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terkesan tidak mendengar dan tidak peduli dengan keluhan masyarakat. Bil keluhan tidak lagi didengar dan tidak dipedulikan. Kalau masyarakat mau sebenarnya penguasa dan pejabat terkait bisa dimintai pertanggungjawaban pidana oleh masyarakat lantaran diduga telah lalai dalam menjalankan kewajibannya. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan jalur Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) oleh penguasa. Bahkan warga yang dirugikan bisa menuntut ganti rugi materiil (biaya perbaikan motor/rumah sakit) dan immateriil kepada dinas terkait melalui pengadilan negeri. Secara etika profesi dan tata kelola, pembiaran infrastruktur selama bertahun-tahun mencerminkan lemahnya komitmen terhadap pelayanan publik, yang sebenarnya bisa menjadi pintu masuk bagi pemeriksaan terkait penyalahgunaan anggaran atau korupsi bila ditemukan adanya dana pemeliharaan yang 'menguap'. Dari pengamatan katakabar.com di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, selama April 2026 ini, khusus di sepanjang jalur dua jalan protokol, yakni Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Hang Tuah terlihat di beberapa titik ruas jalan tertentu berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna, dan pengendara kendaraan bermotor. Dari beberapa titik ruas jalan aspal hotmix berlubang, paling parah di Jalan Jenderal Sudirman, persisnya dekat Jalan Sejahtera jaraknya hanya setengah kilometer dari Kantor Camat Mandau, dan sekitar lima puluh meter lebih jaraknya dari Kantor UPT Disdukcapil Kecamatan Mandau. Di sana, selain aspal hotmix berlubang cukup dalam dan berdiameter cukup lebar. Air comberan meluber, dan menggenangi jalan karena buruknya saluran air drainase jalan. Menurut sumber katakabar.com layak dipercaya, menyebutkan air comberan meluber dan menggenangi jalan ditengarai jadi pemicu aspal hotmix Jalan Jenderal Sudirman berlubang. Selain itu, ada satu titik lagi aspal hotmix berlubang sangat dalam masih di Jalan Jenderal Sudirman, yakni titiknya dekat Jalan Pelita persis sebelah kiri dari arah Simpang Garoga ke Simpang Pokok Jengkol. Warga sekitar dengan berbagai cara seperti menancapkan kayu-kayu bulat ke lubang di bagian atas digantung ban-ban bekas sepeda motor, dan bener toko sebagai pemberitahuan kepada pengendara dan kendaraan agar tidak terjebak dam terperosok ke dalam lubang jalan. Dari cerita warga kondisi dua titik aspal hotmix berlubang di Jalan Jenderal Sudirman sudah bertahun lamanya tidak kunjung dilakukan perawatan dan perbaikan oleh penguasa melalui dinas terkait. Pemotor Tewas Gegara Hindari Jalan Berlubang Peristiwa pemotor tewas gegara hindari ruas jalan berlubang cukup tragis terjadi di kawasan Jalan Hang Tuah, Kelurahan Batang Serosa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (27/4) siang kemarin. Peristiwa tersebut sudah sering terjadi, dan entah sudah berapa orang warga meregang nyawa akibat buruknya infrastruktur jalan. Rentetan peristiwa demi peristiwa yang terjadi tersebut harusnya membuat penguasa dan dinas terkait lebih peka, dan segera berbenah, serta berupaya memperbaiki, dan setidaknya melakukan perawatan aspal hotmix yang berlubang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Hang Tuah Duri, Kecamatan Mandau. Tetapi, nyatanya rentetan laka maut yang terjadi sepertinya belum mampu membuka mata bathin penguasa dan dinas terkait. Kalau masyarakat tidak mau memintai pertanggungjawaban pidana dan gugatan PMH penguasa dan pejabat terkait. Pada akhirnya, masyarskat hanya bisa urut dada seraya berharap keluhan-keluhan didengar penguasa dan pejabat terkait secepatnya memperbaiki, dan melakukan perawatan jalan-jalan berlubang agar peristiwa serupa tidak terulang ke depan.
Antara Rp1,3 M, Air Comberan Meluber, Ruas Jalan Berlubang dan Pot Bunga Rusak di Duri
Duri, katakabar.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, resmi dibuka Bupati Bengkalis, Kasmarni, Rabu (22/4) lalu. Pelaksanaan TMMD ke 128 tersebut dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis sebesar Rp1,3 miliar, dan bantuan dari Komando Atas sebesar Rp474,5 juta. Kegiatan berlangsung 30 hari lamanya mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 nanti bakal menyasar pembangunan fisik, dan non-fisik di wilayah Desa Tengganau, dan Desa Balai Pungut (Balik Sumur). Bupati Bengkalis, Kasmarni, menegaskan program TMMD wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan. “Program TMMD ini telah terbukti memberikan kontribusi besar percepatan pembangunan daerah, terutama dalam membuka akses wilayah, meningkatkan infrastruktur dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di lokasi kegiatan, untuk turut berpartisipasi aktif demi keberhasilan program tersebut. “Keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan TNI, tetapi keterlibatan, dan kebersamaan masyarakat,” imbuhnya. Tetapi, kegiatan tersebut kontras dengan air comberan meluber, aspal hotmix ruas jalan protokol (Jalan Jenderal Sudirman), dan pot-pot bunga di pulau jalan yang membelah aspal hotmix jalur dua Jalan Hang Tuah rusak. Lantaran aspal hotmix ruas jalan protokol rusak berat para pengguna jalan, baik pengedara roda empat dan roda dua harus menginjak pedal rem dalam-dalam agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan di kawasan aspal hotmix jalan protokol rusak parah. Selain itu, pot-pot bunga rusak di pulau jalan yang membelah aspal hotmix jalur dua Jalan Hang Tuah. Pot-pot bunga tersebut rusak umumnya dihantam berbagai kendaraan saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Meski kondisi ketiga infrastruktur fisik yang berlokasi di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tersebut sudah bertahun lamanya memprihatinkan dan mengkhawatirkan tetapi belum terdengar ada kemauan dan niat pemerintah untuk memperbaikinya. Mustahil! Para pejabat, pemangku kepentingan, dinas terkait di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis yang telah mempatenkan Logo 'Bersama Tegakkan Marwah, Negeri Maju Masyarakat Sejahtera' disingkat Bermasa tidak tahu kondisi tersebut. Berbagai pertanyaan muncul di ranah publik, melihat fakta ketiga infrastruktur fisik kerusakan makin hari semakin parah. Pemerintah pura-pura tidak tahu atau sengaja ada pembiaran! Padahal melihat anggaran daerah sebesar Rp2,8 triliun lebih tahun anggaran 2026 ini, harusnya ketiga infrastruktur fisik tersebut dapat diperbaiki. Apalah artinya APBD trliunan rupiah bila keluhan masyarakat, seperti air comberan meluber, aspal hotmix ruas jalan protokol berlubang, dan pot-pot bunga di sepanjang Jalan Hang Tuah yang rusak tidak kunjung diperbaiki. Presiden RI Soroti dan Tegur Pejabat Daerah Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, lewat IG Muaraenimcom, di pekan pertama April 2026 lalu, memang menyoroti dan menegur keras para pejabat daerah terkait banyaknya jalan dan jembatan rusak yang dibiarkan, khususnya di wilayah pemerintahan daerah (Pemda). Melalui IG tersebut Kepala Negara heran dan sentil pejabat daerah yang membiarkan infrastruktur rusak, padahal ia menekankan adanya anggaran seharusnya bisa digunakan untuk perbaikan.
Cerita Kader Posyandu Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Kelurahan Berpenduduk 50 Ribu Jiwa
Duri, katakabar.com - Seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Yulianti telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai kader Posyandu. Ia menjadi saksi sekaligus pejuang Kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya. Kisah kisah inspiratif dari Yulianti, tengah upaya penurunan angka stunting di Provinsi Riau, kini lewat kolaborasi dengan program PHR Peduli Stunting (PENTING), Yulianti menginisiasi Dapur Sehat Ruko Permata, sebuah gerakan swadaya untuk mengolah makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil. Tidak semudah yang dibayangkan sebelum program ini berjalan, Yulianti menghadapi tantangan berat berupa rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang. Tidak jarang ia menghadapi penolakan halus dari warga yang belum percaya pada intervensi gizi. Keterbatasan ekonomi juga membuat pangan bergizi bukan menjadi prioritas utama bagi banyak keluarga. “Dulu kami sering bingung harus mulai dari mana, bahkan sempat menghadapi penolakan saat datang ke rumah warga,” cerita Yulianti mengenang masa sulitnya. Kehadiran PHR melalui Program PENTING memberikan angin segar bagi Yulianti. Ia kini tidak lagi bergerak sendiri. Ia bersama kader lainnya mendapatkan pelatihan pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis komunitas dan pendampingan intensif. Dukungan ini mengubah pola kerja kader di Air Jamban. Dari yang sebelumnya hanya menjalankan rutinitas Posyandu, kini mereka mampu mengolah PMT secara mandiri melalui Dapur Sehat. Pendekatan personal yang dilakukan secara sabar mulai menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Hasil dari konsistensi ini mulai terlihat nyata, kader Posyandu kini lebih solid, aktif, dan memiliki kapasitas dalam mengedukasi serta mengolah nutrisi lokal. Masyarakat juga lebih terbuka terhadap edukasi gizi dan aktif memantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Di wilayah Air Jamban, upaya ini telah menjangkau 22 penerima manfaat langsung: terdiri 15 balita dan 7 ibu hamil. Secara luas, program PENTING telah memberi manfaat kepada 908 orang di 22 desa wilayah Riau melalui edukasi pencegahan stunting, baik masyarakat umum, ibu hamil dan remaja tingkat sekolah. Sedangkan distribusi PMT dan PKMK telah menjangkau 395 penerima manfaat langsung, yang terdiri atas 301 balita stunting atau berisiko stunting dan 94 ibu hamil dengan kondisi KEK atau berisiko tinggi. Bagi Yulianti, melihat anak-anak tumbuh sehat adalah upah yang tidak ternilai. "Saat melihat anak-anak mulai tumbuh lebih sehat dan para ibu semakin peduli dengan gizi keluarganya, rasanya semua proses, lelah, dan tantangan yang kami lalui benar-benar terbayar," imbuhnya. Di Hari Kesehatan Internasional pada 7 April 2026, cerita Yulianti dan kader Posyandu di Air Jamban merefleksikan kembali bagaimana akses kesehatan dan kesadaran gizi bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata yang lahir dari kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput. “Menyaksikan perjuangan Yulianti dan rekan-rekan kader di Air Jamban adalah pelajaran nyata tentang ketangguhan. Mereka membuktikan bahwa dari sebuah dapur swadaya, kita bukan hanya sedang menyiapkan menu tambahan, melainkan sedang membangun benteng pertahanan untuk masa depan generasi yang lebih baik,” ucap Manager Community Involvement dan Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Gema Takbir Keliling di Bawah Langit Kelurahan Talang Mandi
Mandau, katakabar.com - Pemerintah Republik Indonesia resmi tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran Tahun ini jatuh Sabtu, 21 Maret 2026. Terkait itu, masyarakat Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, gelar Gema Takbir Keliling, pada malam ini, Jum'at (20/3) malam. Gema Takbir Keliling ini, melibatkan 5 RW dan 4 Mesjid di lingkungan Jalan Wonosobo, yakni RW 02, RW 03, RW 10, RW 11, dan RW 12, serta Mesjid Istiqlal, Mesjid Istiqomah, Mesjid Nur Hikah, dan Mesjid Ar-Rahmah Kelurahan Talang Mandi. Lurah Talang Mandi, Ridho Yudha Pratama, S.STP., M.Si., di momen tersebut perkenalkan diri kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan Gema Takbir Keliling, sebagai Lurah yang baru dilantik dan juga berharap mendapat masukan dari RT, RW dan LPMK, serta Tokoh Masyarakat yang berada di Kelurahan Talang Mandi. "Di tengah kondisi efisiensi pada hari ini, berakibat dengan tidak diadakannya Pawai Takbir yang selalu kita laksanakan setiap tahunnya. Namun pada malam ini, dengan adanya kegiatan Gema Takbir Keliling kita masih bisa bersama-sama berkumpul di Kelurahan Talang Mandi, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh suka cita. "Di kegiatan ini kami selaku Pemerintah Kecamatan Mandau, secara pribadi maupun instansi, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam ucapan, pergaulan, maupun pada kegiatan yang kita laksanakan sebelumnya, terdapat khilaf maupun silap yang menyakiti perasaan Bapak atau Ibu, sekali lagi kami memohon maaf," sebut Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., dengan lugas
Bukber dan Silaturahmi dengan Honorer se Kecamatan Mandau, Ini Pesan Camat Mandau
Mandau, katakabar.com - Pemerintah Kecamatan Mandau silaturahmi dan buka puasa bersama ASM dan Honorer se Kecamatan Mandau, yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.E., M.IP., di bulan suci Ramadhan 1447 Hijrian Tahun 2026 Masehi, di Rumah Dinas Camat Mandau, Ahad (15/3) sore kemarin. Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., mengatakan melalui kegiatan ini hendaknya dapat dijadikan sebagai media untuk membangun hubungan silaturrahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kekompakan keluarga besar Pemerintahan Kecamatan Mandau. "Kami ingin menyampaikan sebuah pesan yang saya dapat dari ceramah seorang Ustadz, isi ceramahnya kira-kira begini, "Dalam kehidupan ini, hendaknya kita selalu menerapkan 2 kebiasaan dan meninggalkan 2 kebiasaan, demi mendapatkan Ridho dari Allah Azza Wa Jalla, 2 kebiasaan yang harus selalu kita terapkan ialah untuk selalu melakukan amal saleh dan yang kedua memiliki sahabat yang saleh, yang membuat kita selalu ingat kepada Allah Azza Wa Jalla. Lalu, kebiasaan yang harus kita hilangkan yakni melakukan dosa walau sekecil apapun, yang kedua jangan ada niat untuk mempunyai musuh di dunia ini, sebab 1000 teman itu terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak, semoga kita semua dilindungi oleh Allah Azza Wa Jalla dari segala bentuk keburukan dan sifat zalim kepada sesama manusia," terang Camat Mandau. Kegiatan silaturahmi dan Bukber Pemcam Mandau dan ASM serta Honorer ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Syamsir Khan, dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Terima Santunan, Total 303 Anak Yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah Mandau Sumringah
Mandau, katakabar.com - Total 303 anak yatim di lingkungan Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sumringah dan bahagia saat menerima santunan, Jumat (13/3). Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) Arafah, Riki Rihardi, sekaligus Camat Mandau yang menyerahkan santunan kepada para anak yatim. "Ramadhan momentum yang tepat untuk saling berbagi," ujarnya saat melaksanan kegiatan penyerahan santunan kepada Anak Yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah, Kecamatan Mandau. Menurutnya, seluruh infak anak yatim yang diberikan Jemaah Masjid Besar Arafah langsung disalurkan untuk yang berhak menerimanya. Penyerahan santunan anak yatim ini bentuk perhatian Jemaah Masjid Besar Arafah guna meringankan beban anak yatim yang berada di Lingkungan Masjid Besar Arafah. "Memperhatikan anak yatim memiliki banyak faedah dan hikmah bakal didapatkan, apalagi menyantuni anak yatim di bulan suci Ramadhan, berapapun yang kita infaqkan, Insya Allah akan diganti sebanyak 10 hingga 70 kali lipat kebaikan. Semoga santunan yang diberikan Jemaah Masjid Besar Arafah kali ini bermanfaat bagi Anak yatim yang menerimanya," harap Camat Mandau. Totalnya 303 orang anak yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau yang menerima santunan pada Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi.
Satlantas Polres Bengkalis Peduli Salurkan 70 Ribu Liter Air Bersih ke Masjid dan Masyarakat di Mandau
Duri, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis peduli salurkan 70 ribu liter air bersih ke masjid dan masyarakat yang alami krisis air di musim kekeringan saat ini Kegiatan bakti sosial Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Satlantas Polres Bengkalis tersebut dilaksanakan di kawasan pemukiman masyarakat di Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (14/2). Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, yang pimpin kegiatan didampingi Ipda Musdiono, Kanit Turjawali Lantas Polres Bengkalis melibatkan peesonel Satlantas Polres Bengkalis. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, lewat siaran persnya Sabtu sore, mengatakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan 70 liter air bersih ke masjid dan masyarakat kekeringan bagian dari Operasi Keselamatan LK 2026. "Pemberian bantuan air bersih sasarannya ke tempat ibadah dan masyarakat terdampak kekeringan," ujar AKP Shandra. Menurutnya, ada tiga lokasi bakti sosial pemberian bantuan air bersih, Jalan Rambutan Masjid Nur Hikmah RT 2 RW 11, rumah-rumah warga RT 01 RW12, dan kawasan Jalan Harapan Baru Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Dengan terlaksananya pembagian air bersih untuk wilayah yang kesulitan air di Kelurahan Talang Mandi dan sekitarnya, diharapkan tercipta situasi Harkamtibmas yang kondusif," jelasnya. Selain itu, ucap AKP Shandra, terjalin hubungan yang harmonis antara masyarakat dan Polri, serta untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada institusi Polri. Diketahui, sebagian besar wilayah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis sudah menjadi langganan krisis air bersih saat musim kemarau tiba setiap tahun. Untuk mendapatkan kebutuhan air bersih, Masyarakat sekitar untuk mendapatkan air bersih merupakan kebutuhan dasar selain membeli air dengan harga lumayan mahal, masyarakat terpaksa mengambil air bersih dari bakti sosial seperti yang dilakukan Satlantas Polres Bengkalis. Itu sebabnya, hadirnya Satlantas Polres Bengkalis memberikan bantuan air bersih ke rumah ibadah dan rumah-rumah warga sangat didambakan masyarakat setidaknya dapat meringankan beban mereka di tengah situasi dan kondisi perekonomian sulit seperti sekarang ini.
Satlantas Polres Bengkalis Gelar Police Go To School dan Green Policing di SMPN 5 Mandau
Mandau, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis gelar giat Police Go School dan Green Policing di Sekolah Menengah Tingkat Pertama Negeri (SMPN) 5 Kecamatan Mandau, sebagai rangkaian Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025, Selasa (18/11) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari kepada wartawan, Selasa sore, mengatakan giat Dikmas Lantas Police Goes to School dan Green Policing (Penanaman Pohon) rangkaian Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025 bersama Kepala Sekolah, Majelis guru dan siswa siswi Sekolah SMPN 5, Jalan Tribrata Duri Kelurahan Babuasalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari, didampingi PS. Kanit Kamsel Satlantas Polres Bengkalis Aipda Riduan, anggota Unit Kamsel Polres Bengkalis, Bripka Afrino Chandra. "Dikmas Lantas Polres Bengkalis memberikan arahan, dan mengajak para guru dan siswa-siswi untuk tertib berlalu lintas," ujar AKP Vino. Selain itu, kata AKP Vino, siswa-siswi diajak agar tidak melakukan atau terlibat perbuatan kekerasan sesama teman ataupun orang lain. "Siswa-siswi diminta agar menjauhi atau pun tidak terlibat dengan tindak pidana narkotika, saling peduli, dan menghindari sifat bullying terhadap sesama teman," jelasnya. Mengenai tertib berlalu lintas, terang AKP Vino lagi, para guru dan siswa siswi agar menggunakan Helm SNI baik pengemudi maupun penumpang, serta melaksanakan penghijauan dan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Gerebek Sekolah, Ini Pesan Kapolsek Mandau ke Siswa SMAN 9 Mandau
Mandau, katakabar.com - Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C jadi pembina upacara di SMAN 9 Mandau yang berada di kawasan Jalan Stadion Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (25/8) kemarin. Di kegiatan Gerebek Sekolah, sekaligus sosialisasi itu, Kapolsek Mandau didampingi AKP Indra Varenal, SH (Kanit Binmas), Iptu Ekanedi, SAP (Panit Lantas), Ipda Maringan Silalahi,SH (Panit Reskrim), dan Bhabinkamtibmas Polsek Mandau Hadirnya Kapolsek Mandau disambut sangat antusias oleh siswa, dan siswi, serta majelis guru sekolah yang dinakhodai Kander Nasution. Menurut Kompol Primadona, pembelajaran itu ada empat tahapan, yakni mulai dari Lingkung Sekolah, Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sosial dan Dunia Maya. "Pembelajaran itu ada empat tahapan, yakni mulai dari Lingkung Sekolah, Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sosial dan Dunia Maya," jelas Kapolsek Mandau, seraya memberikan Reward kepada siswa dan siswi SMAN 09 Mandau. Sedang, Kanit Binmas Polsek Mandau, AKP Indra Varenal, SH sosialisasi tentang Bulling dan Kopetensi Manusia, Panit Lantas Iptu Ekanedi. S.AP sosialisasi tentang Tertib Berlalu Lintas dan Panit Reskrim Ipda Maringan Silalahi, SH sosialisasi tentang kriminalitas anak. Diakhir kegiatan Kapolsek Mandau melakukan penanaman Pohon bersama para siswa dan siswi SMAN 09 Mandau dalam rangka green policing Polda Riau, berupa pohon mangga di halaman belakang SMAN 09 Mandau, dan memberikan imbauan agar para siswa jangan mudah percaya berita hoaks atau bohong apalagi menyebarkannya, dicari tahu dulu kebenaran informasi tersebut.