Kolaborasi Polri dan Masyarakat, Polsek Sungai Batang Dukung Peternakan Sapi di Inhil
Indragiri Hilir, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Batang melalui Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat menunjukkan komitmen dukung Asta Cita Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional Tahun 2026 melalui sektor peternakan sapi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, dengan menyambangi kelompok peternak sapi milik warga setempat saat ini kelola tujuh ekor sapi. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan memberikan motivasi sekaligus dukungan agar para peternak terus meningkatkan produktivitas usaha ternaknya. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat, Aipda Dochi Patriosa, bersama Ketua Kelompok Peternak Sapi, Joko, melakukan pendampingan langsung kepada para peternak. Mereka mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan sektor peternakan sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional, khususnya pemenuhan kebutuhan protein hewani. Kapolsek Sungai Batang, Iptu Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan keterlibatan Polri pada sektor peternakan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi berperan aktif mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pendampingan kepada masyarakat di bidang peternakan dan pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” jelas Iptu Bambang Sutriyanto, S.H. Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga aktivitas peternakan, mulai dari distribusi pakan hingga pemasaran hasil ternak, dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Ia menambahkan, swasembada pangan di sektor peternakan menjadi strategi penting guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan populasi ternak, kesehatan hewan, produktivitas peternak, serta kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dukung pembangunan sektor peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Indragiri Hilir.
Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan, Polsek Mandau Gencarkan Penanaman Jagung Pipil
Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau gencar dorong masyarakat manfaakan lahan guna mewujudkan gerakan penanaman jagung seluas satu juta hektar Polri, dan program Seratus Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kegiatan pengelolaan lahan kali ini di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari Desa, Bathin Betuah Kecamatan, Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (15/5) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Menurut Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Jumat siang, lahan yang akan dikelola untuk penanaman jagung pipil seluas 29 hektar. Di mana lahan yang sudah ditanam seluas 8,5 hektar, dan sisanya lahan yang belum ditanam seluas 20,5 hektar. Kegiatan pengelolaan lahan di Dusun Tanjung Sari tersebut, ujar Betty, dipimpin Kapolsek Mandau melibatkan personel, yakni Briptu Maula Salsabila, S.H., Bhabinkantibmas Desa Bathin Betuah, kerja sama tokoh masyarakat selaku pemilik lahan, Salim, Pj Kades Bathin Betuah, Edi S, dan Ketua Unit BumDes, Karsimin. "Pengelolaan lahan tersebut sudah dimulai dari April hingga Mei 2026 ini. Di mana Polsek Mandau mengkondisikan alat John deere singkkal piringan mata 5 milik tokoh masyarakat, dan untuk benih jagung pipil yang ditanam merk Pioneer P32 Singa yang ditanam," jelasnya. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, dan Pemkab Bengkalis, serta Pemdes Bathin Betuah, ucap Betty, kolaborasi untuk mendukung program gerakan penanaman jagung seluas satu juta hektar Polri, dan 0rogram seratus hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. "Kegiatan ini program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong Kelompok masyarakat, BumDes Desa Bathin Batuah, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan ditanam jagung dengan pola Tumpang Sari," imbuhya.
Tokocrypto Raih Lima Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto umumkan pencapaian 5 juta pengguna sejak berdiri pada 2018 lalu. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto dengan basis pengguna dan volume transaksi terbesar di Indonesia. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah mempercayakan Tokocrypto sebagai platform perdagangan aset kripto pilihan mereka. Menurutnya, pencapaian 5 juta pengguna bukan sekadar pertumbuhan dari sisi jumlah, tetapi juga menjadi bukti semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan aset kripto yang aman, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. “Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna yang telah percaya dan tumbuh bersama. Capaian 5 juta pengguna ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari kepercayaan masyarakat terhadap Tokocrypto. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kepercayaan ini dapat terus kami jawab dengan layanan yang semakin baik, edukasi yang berkelanjutan, serta inovasi yang relevan bagi kebutuhan pengguna,” ujar Calvin. Pertumbuhan Pengguna di Atas Rata-Rata Nasional Sejak berdiri pada 2018 lalu, Tokocrypto terus mencatat pertumbuhan pengguna secara konsisten. Di tengah pertumbuhan industri aset kripto nasional yang juga terus meningkat, Tokocrypto mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 5 persen per bulan, atau berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukka, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 21,37 juta akun per Maret 2026, meningkat 1,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 21,07 juta akun. Tren ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto masih terus berkembang. “Minat masyarakat terhadap aset kripto terus meningkat karena kripto semakin dikenal dan lebih mudah diakses. Kami melihat penetrasi industri ini semakin luas, bukan hanya di kota besar, tetapi juga di berbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang percaya terhadap aset kripto sebagai bagian dari ekosistem finansial digital yang sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini,” ulas Calvin. Didominasi Usia Produktif dan Kalangan Pekerja Berdasarkan data internal Tokocrypto, mayoritas pengguna platform berasal dari kelompok laki-laki sebesar 76 persen, sementara pengguna perempuan mencapai 24 persen. Dari sisi usia, pengguna didominasi oleh kelompok usia produktif, terutama usia 18 hingga 35 tahun yang mencakup lebih dari 60 persen dari total pengguna. Partisipasi dari kelompok usia lainnya juga terus berkembang, mulai dari usia 36 hingga 50 tahun hingga kelompok usia di atas 50 tahun. Hal ini menunjukkan aset kripto semakin diminati oleh berbagai kelompok usia, meskipun adopsinya masih didominasi oleh generasi muda dan masyarakat usia produktif. Dari sisi pekerjaan, pengguna Tokocrypto paling banyak berasal dari kalangan karyawan. Posisi berikutnya ditempati oleh mahasiswa, kemudian disusul oleh pengusaha. Sementara, berdasarkan sebaran wilayah, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pengguna Tokocrypto terbesar, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Calvin menilai, profil pengguna tersebut menunjukkan bahwa aset kripto semakin diterima oleh masyarakat luas, terutama generasi muda, pekerja, pelajar, dan pelaku usaha yang mulai melihat aset digital sebagai bagian dari aktivitas finansial mereka. “Data ini menunjukkan penetrasi aset kripto semakin luas dan mulai menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperluas akses dan literasi, termasuk ke kota-kota kecil yang belum sepenuhnya tersentuh edukasi finansial digital, agar semakin banyak masyarakat dapat memahami aset kripto secara aman dan bertanggung jawab,” tegas Calvin. Hadir dalam Perjalanan Hidup Pengguna Tokocrypto juga melihat pencapaian 5 juta pengguna sebagai bukti bahwa platform tidak hanya hadir sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak pengguna. Sejumlah pengguna disebut telah merasakan dampak positif dari aktivitas investasi maupun trading kripto. “Kami banyak mendengar cerita inspiratif dari pengguna yang merasakan dampak positif dari investasi dan trading kripto. Ada yang bisa membantu orang tua, membangun rumah, menyekolahkan anak, hingga ikut membangun rumah ibadah. Ini menunjukkan bahwa Tokocrypto hadir dalam kehidupan mereka dan ikut memberi nilai positif,” imbuhnya. Meski demikian, Tokocrypto tetap menekankan pentingnya pemahaman terhadap risiko aset kripto. Karena itu, perusahaan terus mendorong pengguna untuk melakukan riset, memahami profil risiko, dan mengambil keputusan investasi secara bijak. Fokus pada Inovasi dan Edukasi Ke depan, Tokocrypto akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan produk dan fitur baru. Salah satu fokus perusahaan adalah memperluas channel deposit melalui kerja sama dengan perbankan, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan transaksi yang mudah, aman, dan efisien. Tokocrypto juga menyiapkan pengembangan produk yang banyak dinantikan pengguna, termasuk Futures atau derivatif. Pengembangan ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Selain inovasi produk, edukasi tetap menjadi fondasi utama Tokocrypto dalam membangun ekosistem kripto yang sehat. Melalui Tokocrypto Academy, perusahaan menyediakan akses pembelajaran gratis bagi masyarakat untuk memperkaya pengetahuan mengenai aset kripto, Web3, dan blockchain. “Edukasi menjadi fondasi penting bagi industri ini. Kami ingin setiap pengguna, terutama pengguna baru, memiliki bekal pengetahuan yang cukup agar tidak salah langkah. kami terus mendorong literasi kripto yang mudah diakses, gratis, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” beber Calvin. Dengan pencapaian saat ini, Tokocrypto optimistis dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri aset kripto nasional. Perusahaan berkomitmen memperkuat ekosistem yang aman, transparan, inklusif, dan berkelanjutan. “Harapan kami, Tokocrypto dapat terus menjadi rumah bagi banyak investor kripto Indonesia. Kami ingin tumbuh bersama pengguna, menghadirkan layanan terbaik, dan menjadi bagian dari perkembangan industri aset digital yang sehat di Indonesia,” sebut Calvin.
Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr Imam Ghozali M Pdi, imbau seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, Minggu (26/4). Dr Imam Ghozali, M Pdi menegaskan persatuan, dan kerukunan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat punya tanggung jawab bersama untuk pererat tali silaturahmi, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman yang ada. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima, dan sebarluaskan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial. Masyarakat, harap Ketua MUI Tanah Jantan nama lain dari Kepulauan Meranti, tidak mudah percaya terhadap berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menolak segala bentuk informasi yang bersifat provokatif, menyesatkan, dan berpotensi memecah belah persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Persatuan adalah kekuatan utama dalam menjaga kedamaian. Mari kita terus mempererat silaturahmi, saling menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah kebersamaan kita,” terang Dr Imam Ghozali M Pdi Melalui imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus menjaga persatuan, memperkokoh kebersamaan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif
Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto
Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto tegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini menjadi fokus utama perusahaan dalam rangka Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026. Sebagai bagian dari BLK 2026, Tokocrypto menggelar rangkaian kegiatan edukasi offline di berbagai kota, antara lain Yogyakarta, Solo, Kebumen, Klaten, hingga melakukan kegiatan di Universitas Indonesia, Depok. Seluruh kegiatan tersebut telah diikuti lebih dari 300 peserta. Melalui program ini, Tokocrypto berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pemahaman kripto yang lebih komprehensif. Ke depan, perusahaan berencana menjangkau lebih banyak kota untuk memperkuat literasi dan inklusi kripto di Indonesia. “Industri kripto hanya bisa tumbuh secara berkelanjutan jika masyarakat memahami manfaat, risiko, dan cara menggunakannya dengan bijak. Karena itu, edukasi akan terus menjadi fokus perusahaan,” kata CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Calvin mengatakan edukasi menjadi prioritas paling berdampak untuk memperluas inklusi kripto saat ini. Menurutnya, pemahaman yang baik menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat mengenal aset digital secara lebih sehat dan bertanggung jawab. “Edukasi adalah pintu masuk kepercayaan. Pengguna perlu memahami apa itu kripto, bagaimana potensinya, serta apa saja risikonya sebelum mengambil keputusan investasi,” jelas Calvin. Fokus Edukasi dan Literasi Calvin menilai regulasi dan inovasi produk tetap memiliki peran penting dalam perkembangan industri kripto. Namun, dampak keduanya akan lebih kuat apabila masyarakat memiliki tingkat literasi yang memadai. “Regulasi dan inovasi produk tetap penting, tetapi manfaatnya akan lebih optimal ketika pengguna memahami cara kerja industri ini. Edukasi bisa langsung diterjemahkan menjadi aksi, mulai dari cara mengelola risiko, menjaga keamanan aset, hingga mengambil keputusan investasi yang lebih sehat,” sebutnya. Fokus pada edukasi juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan. Hasil survei oleh tim internal Tokocrypto menunjukkan sekitar 66% responden menganggap seseorang yang memahami keuangan pribadi lebih menarik. Angka tersebut mencerminkan pergeseran preferensi dalam menilai calon pasangan, tidak hanya dari aspek emosional, tetapi juga dari sisi rasionalitas dan stabilitas keuangan. Generasi Muda Sadar Kelola keuangan Di kalangan Generasi Z dan milenial, persentase tersebut lebih tinggi, masing-masing mencapai sekitar 76% dan 75 persen. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin menyadari pentingnya kemampuan mengelola keuangan jangka panjang, termasuk memahami berbagai instrumen investasi seperti aset kripto. Pengetahuan tentang kripto kini juga mulai dipandang sebagai bagian dari literasi digital. Aset digital berbasis blockchain tidak lagi dianggap eksklusif bagi pelaku industri teknologi, tetapi semakin masuk ke arus utama sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital. Meski demikian, Tokocrypto menekankan bahwa kepemilikan aset kripto saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami dan menjelaskan risiko serta potensi dari aset digital tersebut. Calvin menyebut salah satu miskonsepsi terbesar yang masih perlu diluruskan adalah anggapan bahwa kripto merupakan jalan cepat untuk menjadi kaya.
Dibalik Penghargaan Nasional Ada Derita Warga Cium Busuk Air Comberan dan Resah Jalan Berlubang
Bengkalis, katakabar.com - Wisma Sri Mahkota nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, saksi bisu Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso serahkan Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni, Selasa (28/4) lalu. Penghargaan tersebut sebelumnya diterima Wakil Bupati Bengkalis saat mewakili Bupati Bengkalis di kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Palembang, Sabtu (25/4) lalu. 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis di pergelaran tersebur meraih Juara III kategori penurunan kemiskinan dan stunting. Dilihat dari gambar yang diunggah di website Diskominfotik Bengkalis, raut wajah Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso tersenyum bahagai sambil memegang perhargaan total Rp1 miliar. Tetapi di sisi lain, Air Comberan meluber ke jalan, dan aspal hotmix ruas Jalan Jenderal Sudirman, yang berada persis diapit Jalan Sejahtera dan Simpang Babussalam Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis jadi saksi bisu derita masyarakat, khususnya warga sekitar, dan pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari. Raut wajah warga sekitar, dan pengendara terlihat tersenyum murung mencium bau busuk, dan dahi mengkerut menginjak dalam-dalam pedal rem kenderaan saat melintas di ruas aspal homix jalan berlubang. Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso tanpa beban menyampaikan secara singkat penghargaan ini hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Sedang, Bupati Bengkalis, Kasmarni, mengucapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan penghargaan ini menjadi bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menjalankan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sontak, sejumlah netizen di facebook bereaksi dan pertanyakan apakah Pemkab Bengkalis sudah serius membangun struktur dan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya di daerah Duri, yakni air comberan meluber ke badan jalan lantaran parit (drainase) tersumbat menjadi pemicu ruas jalan protokol rusak berat sudah bertahun lamanya belum juga ada upaya perbaikan dari pemerintah melalui dinas terkait. Selain itu, pot-pot bunga rusak ditabrak ragam kenderaan yang mengalami laka lantas di sepanjang Jalan Hang Tuah. Kini pot-pot bunga rata dengan median jalan (pulau jalan), lagi-lagi belum ada upaya perbaikan. Apalah artinya bangga dengan prestasi yang diraih jika dibalik prestasi tersebut masyarakat menderita disebabkan cerita lama dan usam harusnya bisa dibenahi dan diperbaiki tidak perlu berbagai alasan klasik yang membikin logika dan nalar berperang dengan nurani sebagai pelayan yang diberi kepercayaan oleh masyarakat.
Soal Jalan Berlubang di Duri: Masyarakat Bisa Pidanakan dan Gugat PMH Pejabat Terkait
Duri, katakabar.com - Masalah ruas jalan aspal hotmix Jenderal Sudirman, dan air comberan meluber ke jalan disebabkan drainase rusak tidak kunjung diperbaiki di kawasan Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah bertahun lamanya dikeluhkan masyarakat. Tetapi, penguasa dan pejabat terkait atau penyelenggara jalan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terkesan tidak mendengar dan tidak peduli dengan keluhan masyarakat. Bil keluhan tidak lagi didengar dan tidak dipedulikan. Kalau masyarakat mau sebenarnya penguasa dan pejabat terkait bisa dimintai pertanggungjawaban pidana oleh masyarakat lantaran diduga telah lalai dalam menjalankan kewajibannya. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan jalur Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) oleh penguasa. Bahkan warga yang dirugikan bisa menuntut ganti rugi materiil (biaya perbaikan motor/rumah sakit) dan immateriil kepada dinas terkait melalui pengadilan negeri. Secara etika profesi dan tata kelola, pembiaran infrastruktur selama bertahun-tahun mencerminkan lemahnya komitmen terhadap pelayanan publik, yang sebenarnya bisa menjadi pintu masuk bagi pemeriksaan terkait penyalahgunaan anggaran atau korupsi bila ditemukan adanya dana pemeliharaan yang 'menguap'. Dari pengamatan katakabar.com di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, selama April 2026 ini, khusus di sepanjang jalur dua jalan protokol, yakni Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Hang Tuah terlihat di beberapa titik ruas jalan tertentu berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna, dan pengendara kendaraan bermotor. Dari beberapa titik ruas jalan aspal hotmix berlubang, paling parah di Jalan Jenderal Sudirman, persisnya dekat Jalan Sejahtera jaraknya hanya setengah kilometer dari Kantor Camat Mandau, dan sekitar lima puluh meter lebih jaraknya dari Kantor UPT Disdukcapil Kecamatan Mandau. Di sana, selain aspal hotmix berlubang cukup dalam dan berdiameter cukup lebar. Air comberan meluber, dan menggenangi jalan karena buruknya saluran air drainase jalan. Menurut sumber katakabar.com layak dipercaya, menyebutkan air comberan meluber dan menggenangi jalan ditengarai jadi pemicu aspal hotmix Jalan Jenderal Sudirman berlubang. Selain itu, ada satu titik lagi aspal hotmix berlubang sangat dalam masih di Jalan Jenderal Sudirman, yakni titiknya dekat Jalan Pelita persis sebelah kiri dari arah Simpang Garoga ke Simpang Pokok Jengkol. Warga sekitar dengan berbagai cara seperti menancapkan kayu-kayu bulat ke lubang di bagian atas digantung ban-ban bekas sepeda motor, dan bener toko sebagai pemberitahuan kepada pengendara dan kendaraan agar tidak terjebak dam terperosok ke dalam lubang jalan. Dari cerita warga kondisi dua titik aspal hotmix berlubang di Jalan Jenderal Sudirman sudah bertahun lamanya tidak kunjung dilakukan perawatan dan perbaikan oleh penguasa melalui dinas terkait. Pemotor Tewas Gegara Hindari Jalan Berlubang Peristiwa pemotor tewas gegara hindari ruas jalan berlubang cukup tragis terjadi di kawasan Jalan Hang Tuah, Kelurahan Batang Serosa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (27/4) siang kemarin. Peristiwa tersebut sudah sering terjadi, dan entah sudah berapa orang warga meregang nyawa akibat buruknya infrastruktur jalan. Rentetan peristiwa demi peristiwa yang terjadi tersebut harusnya membuat penguasa dan dinas terkait lebih peka, dan segera berbenah, serta berupaya memperbaiki, dan setidaknya melakukan perawatan aspal hotmix yang berlubang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Hang Tuah Duri, Kecamatan Mandau. Tetapi, nyatanya rentetan laka maut yang terjadi sepertinya belum mampu membuka mata bathin penguasa dan dinas terkait. Kalau masyarakat tidak mau memintai pertanggungjawaban pidana dan gugatan PMH penguasa dan pejabat terkait. Pada akhirnya, masyarskat hanya bisa urut dada seraya berharap keluhan-keluhan didengar penguasa dan pejabat terkait secepatnya memperbaiki, dan melakukan perawatan jalan-jalan berlubang agar peristiwa serupa tidak terulang ke depan.
Biaya Hidup Naik, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank
Jakarta, katakabar.com - Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen. Di tengah kondisi tersebut, pinjaman bank yang selama ini menjadi solusi utama mulai menghadapi tantangan. Selain proses yang relatif panjang, persyaratan yang ketat serta faktor penilaian kredit membuat tidak semua masyarakat dapat dengan mudah mengakses pembiayaan konvensional, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak. Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen. Skema ini dinilai memberikan fleksibilitas lebih, terutama dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Aset seperti emas, jam tangan mewah, tas branded, hingga kendaraan dinilai memiliki nilai ekonomi yang cukup kuat dan relatif stabil, sehingga dapat digunakan sebagai instrumen likuiditas jangka pendek. Business Development deGadai, David Tatangsurja, menyatakan tren ini menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap aset yang dimiliki. Menurutnya, aset tidak lagi hanya diposisikan sebagai barang konsumsi atau simbol gaya hidup, melainkan mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan. “Di kondisi seperti sekarang, kami melihat semakin banyak masyarakat yang memilih untuk tidak menjual asetnya. Mereka mencari cara agar tetap bisa mendapatkan dana cepat, tetapi tanpa kehilangan kepemilikan,” ujar David lewat keterangan resmi. Ia menambahkan kebutuhan likuiditas yang cepat menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan alternatif di luar pinjaman bank. Pada praktiknya, proses penilaian aset dinilai lebih sederhana dan dapat memberikan kepastian dalam waktu yang relatif singkat. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan berbasis gadai barang luxury, deGadai mencatat adanya peningkatan minat terhadap layanan gadai untuk aset bernilai tinggi. Aset seperti jam tangan premium dan tas branded disebut memiliki karakteristik likuiditas yang baik karena didukung oleh pasar sekunder yang aktif. Fenomena ini juga sejalan dengan tren global, di mana aset luxury mulai dipandang sebagai bagian dari portofolio alternatif. Dalam kondisi ekonomi yang bergejolak, aset dengan nilai intrinsik dan pasar yang jelas dinilai mampu memberikan fleksibilitas bagi pemiliknya dalam mengelola kebutuhan finansial. Tetapi, para pengamat mengingatkan bahwa penggunaan skema pembiayaan apa pun tetap perlu disertai dengan perencanaan yang matang. Kemampuan untuk memenuhi kewajiban pelunasan serta pemahaman terhadap skema pembiayaan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Dengan tekanan biaya hidup yang masih berlangsung, kebutuhan akan solusi pendanaan yang cepat dan fleksibel diperkirakan akan terus meningkat. Pada konteks ini, pemanfaatan aset sebagai sumber likuiditas menjadi salah satu opsi yang semakin relevan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Terobosan Baru Bupati Rohul: Dokter RSUD Dilarang Praktik Luar Fokus Layani Masyarakat
Pasir Pengaraian, katakabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu berupaya maksimal tingkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian khusus Bupati Rokan Hulu, Anton, pembenahan total di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu. Sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang cepat, profesional, dan maksimal, Anton menegaskan langkah strategis ke depan. Pihaknya akan tindaklanjuti aturan agar tenaga medis yang bertugas di RSUD Rokan Hulu tidak lagi membuka praktik di luar, sehingga konsentrasi, dan waktu mereka bisa tercurahkan sepenuhnya untuk melayani pasien di rumah sakit daerah. “Nanti kita dalami lagi bagaimana ke depan dokter yang praktik di RSUD tidak lagi praktik di luar, sehingga mereka bisa fokus melayani masyarakat di RSUD kita,” tegas, di pekan ketiga April 2026 lalu. Menjawab tantangan kesejahteraan yang selama ini menjadi alasan dokter mencari penghasilan tambahan di luar, Ia memastikan Pemkab Rokan Hulu mencari solusi terbaik. Kalau pendapatan dan insentif di RSUD Rokan Hulu bisa disetarakan atau setidaknya mendekati nilai pasar, diyakini para tenaga medis lebih betah dan fokus bekerja di instansi pemerintah. “Kalau pendapatan para dokter bisa setara dengan di luar, kita yakin mereka bisa fokus di RSUD,” jelasnya. Selain perbaikan sistem manajemen SDM, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot. Saat ini Pemkab Rokan Hulu tengah membangun gedung baru RSUD setinggi enam lantai. Kehadiran fasilitas modern ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing RSUD agar bisa bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta. “Target kita, RSUD Rokan Hulu ke depan mampu bersaing dan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain, perwakilan Ombudsman RI menjelaskan sistem penilaian pelayanan publik kini telah berubah. Jika dulu berfokus pada kepatuhan standar, kini penilaian lebih menitikberatkan pada aspek maladministrasi, dan persepsi masyarakat, terutama di sektor dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial. “Ini layanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Meski kondisi keterbatasan anggaran, kualitas pelayanan tetap harus ditingkatkan,” terangnya. Ombudsman pun mencatat perubahan positif yang signifikan di Rokan Hulu. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya dinilai kurang transparan, seperti Dinas Sosial, Pendidikan, dan Disdukcapil, kini pelayanannya sudah jauh lebih terbuka dan mudah diakses secara daring maupun luring. “Sekarang masyarakat sudah bisa mengakses layanan secara online, seperti mutasi siswa atau perbaikan data ijazah. Ini bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas,” bebernya. Ke depan, Pemkab Rokan Hulu juga berencana mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mengintegrasikan seluruh layanan dalam satu atap, serta terus mendorong transformasi digital berbasis aplikasi agar masyarakat semakin dimudahkan. Langkah nyata dan komitmen kuat Bupati Rokab Hulu mendorong perubahan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Ombudsman. “Pak Bupati sangat serius dan bahkan meminta pendampingan langsung di beberapa OPD. Ini menunjukkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” sebut perwakilan Ombudsman.
Lewat SWOT BPDP Beri Pemahaman Sawit Lebih Dekat ke Masysrakat Bekasi
Bekasi, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan mendekatkan informasi seputar kelapa sawit kepada masyarakat, dengan pendekatan lebih ringan dan relevan dengan keseharian. Lewat Sawit on Town (SWOT), bersama Olenka hadirkan ruang edukasi interaktif dan mudah dipahami berbagai kalangan, di Taman Plaza, Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (19/4) akhir pekan lalu. Di kegiatan tersebut masyarakat diajak melihat kelapa sawit bukan sekadar komoditas industri, tetapi bagian dari aktivitas harian sering kali tidak disadari. "Produk turunan kelapa sawit telah hadir di berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari produk rumah tangga hingga personal care. Sabun, sampo, deterjen, hingga produk pangan seperti margarin, roti, dan krimer contoh nyata kontribusi sawit dalam kehidupan sehari-hari," ujar Founder Olenka Kreasi Festival, Edy Nurmansyah, dilansir dari laman resmi BPDP, Kamis (23/4). "Pemanfaatan sawit bahkan mencakup sektor energi. Penggunaan biodiesel berbasis sawit pada transportasi umum menjadi salah satu contoh bagaimana komoditas ini mendukung mobilitas masyarakat," timpal Perwakilan Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Muhammad Farouq Rosyadi. Melalui kegiatan ini, kata Muhammad, BPDP menjalankan perannya dalam mempromosikan dan menyebarluaskan informasi terkait manfaat kelapa sawit kepada publik. Harapannya, masyarakat dapat melihat sawit sebagai bagian dari sistem penunjang kehidupan modern. Dari sisi kesehatan dan kecantikan, dokter spesialis estetika medis, Irdawati Novita, menjelaskan kandungan dalam kelapa sawit memiliki potensi sebagai bahan perawatan kulit. Kandungan vitamin E dan tocotrienol di dalamnya diketahui memiliki sifat antioksidan yang tinggi serta berperan dalam membantu proses pemulihan kulit. Selain itu, imbuhnya, masyarakat juga diingatkan untuk lebih cermat dalam menerima informasi. Sedang Brand Ambassador Zumba Indonesia, Liza Natalia, mengajak masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber yang kredibel agar terhindar dari misinformasi terkait kelapa sawit. Rangkaian kegiatan SWOT dikemas secara variatif, mulai dari sesi olahraga bersama melalui Sawit Healthy Exercise, diskusi edukatif SWOT Talks, hingga aktivitas kreatif seperti Coloring Clay Competition untuk anak-anak. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan hiburan yang menarik antusiasme pengunjung. Melalui pendekatan yang lebih dekat dan interaktif, BPDP berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan peran strategis kelapa sawit, baik sebagai penggerak ekonomi maupun sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.