https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Apkasindo Hadiri FGD, Satu Bursa Tunggal Penting Referensi Perdagangan Sawit di Indonesia

Apkasindo Hadiri FGD, Satu Bursa Tunggal Penting Referensi Perdagangan Sawit di Indonesia


Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:43 WIB  

Editor : Sahdan
Apkasindo Hadiri FGD, Satu Bursa Tunggal Penting Referensi Perdagangan Sawit di Indonesia

Foto: Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41825 | Artikel Judul: Apkasindo Hadiri FGD, Satu Bursa Tunggal Penting Referensi Perdagangan Sawit di Indonesia | Tanggal: Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:43

Jakarta, katakabar.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) hadiri Focus Group Discussion (FGD) yang ditaja Institut Pertanian Bogor (IPB) bahas bursa sawit Indonesia, di Hotel Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Senin (20/10) lalu.

FGD ini digelar terkait pelaksanaan penelitian akselerasi peran bursa berjangka komoditas CPO Indonesia sebagai acuan pasar dunia oleh International Center for Applied Finance and Economics (InterCAFE) IPB.

Ketua Tim Peneliti InterCAFE IPB, Prof. Dr. Dedi Budiman Hakim, MA.Ec, menjelaskan penelitian ini penting dilakukan. Penelitian ini sebagai upaya untuk menghasilkan kajian bagaimana Indonesia dapat menjadi acuan harga CPO dunia melalui ICDX.

“Indonesia sebagai produsen terbesar seharusnya bisa membentuk ekosistem bursa yang reliable seperti bursa Malaysia,” ujarnya, dilansir dari laman sawitsetara.co, Kamis sore.

Sedang Dr. Widyastutik, SE, M.Si., tim dari peneliti IPB, mencontohkan pemerintah Malaysia sangat mendukung bursa malaysia sehingga wajar jika saat ini harga sawit di Bursa Malaysia menjadi acuan dunia.

Apkasindo diwakili Head of International Relation DPP APKASINDO (cn) Djono A. Burhan, S.Kom, ’Mgt (Int.Bus), CC.,CL. Selain itu hadir perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan perwakilan Kementerian Perdagangan yakni BAPPEPTI, serta dari Bursa CPO Indonesia ICDX dan Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI).

Menurut Djono, Bursa CPO Indonesia memiliki peran penting sebagai kunci transparansi dalam perdagangan sawit di Indonesia. "Sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Gulat ME Manurung, MP, C.IMA, C.APO, penting untuk memiliki hanya satu harga referensi acuan bursa CPO.

“Bapak ketua umum menekankan satu bursa tunggal ini penting untuk mendapatkan referensi yang tidak membingungkan yang reliable dan berkeadilan, yang betul betul menggambarkan pasar sawit indonesia, ini sama seperti bursa IHSG, yang dapat menggambarkan industri-industri dan sentimen secara nasional,” ulasnya.

Masih Djono, bursa CPO ini sebenarnya sudah masuk di dalam Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Penetapan Harga TBS di mana pada regulasi sebelumnya hanya memasukkan tender KPBN saja. Aturan ini, sebutnya, menjadi dasar penting dalam penetapan harga TBS di seluruh provinsi penghasil kelapa sawit untuk mulai menggunakan harga bursa ICDX sebagai rujukan.

Sudah semestinya, ucap Djono, Indonesia ini menggunakan harga patokan ekspor (HPE) 100 persen dari bursa CPO Indonesia. Apalagi saat ini HPE Indonesia adalah 60 persen dari bursa CPO Indonesia, 20 persen dari bursa Malaysia, serta 20 persen dari bursa rotterdam. Hal menunjukkan Indonesia masih ragu-ragu dengan produk sendiri.

“Bagaimana negara lain bisa percaya bursa ICDX kita menjadi acuan harga internasional, sedangkan kita sendiri dalam negeri masih ragu dan masih menetapkan 60 persen. Kita harus optimis karena ICDX adalah harapan untuk petani sawit lebih sejahtera dan negara kita memiliki harga sawit yang berkeadilan dan stabil untuk masa depan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan acuan dunia, karena kita produsen terbesar kelapa sawit dunia” beber Djono.

Presiden Direktur ICDX, Fenny Widjaja, mengutarakan saat ini sudah terdapat 58 member yang tergabung dalam Bursa CPO Indonesia. Hanya saja, imbuhnya, volumenya belum maksimal lantaran masih lemahnya regulasi pemerintah mendorong transaksi melalui bursa.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41825 | Artikel Judul: Apkasindo Hadiri FGD, Satu Bursa Tunggal Penting Referensi Perdagangan Sawit di Indonesia | Tanggal: Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:43

TOPIK TERKAIT

# FGD# Apkasindo# Satu Bursa# Tunggal# Penting# Referensi# Perdagangan# Sawit# Indonesia
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    Harga Sawit Plasma Riau Menukik ke Rp36,30 per Kg, Ini Faktornya

    Rabu, 22 Okt 2025 | 17:04 WIB
  • Sawit

    Turun Rp70,86 per Kg, Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Dibanderol Rp3.627 per Kg di Riau

    Rabu, 22 Okt 2025 | 16:30 WIB
  • Sawit

    TEI 2025, PTPN IV PalmCo Sita Perhatian Tampilkan Produk Sawit dan Komoditas Perkebunan

    Rabu, 22 Okt 2025 | 16:00 WIB
  • Sawit

    DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus Upaya Bereskan Konflik Lahan HGU Sawit

    Rabu, 22 Okt 2025 | 15:03 WIB
  • Sawit

    BPDP dan STP Bogor Luncurkan Buku Kuliner dari Sawit Persembahkan Buat UMKM

    Selasa, 21 Okt 2025 | 17:30 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :