Home / Sawit / Cangkang Dibeli Rp23,06 per Kg dan TBS Sawit Mitra Swadaya Dihargai Rp3.698,50 per Kg di Riau
Cangkang Dibeli Rp23,06 per Kg dan TBS Sawit Mitra Swadaya Dihargai Rp3.698,50 per Kg di Riau
Foto: Istimewa/katakabar.com.
Pekanbaru, katakabar.com - Di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dibeli Rp3.698,50 per kilogram periode 15 hingga 21 Oktober 2025 nanti.
Sementara, Crude Palm Oil (CPO) dibanderal sebesar Rp14.825,25 per kilogram, Cangkang sebesar RP23,06 per kilogram untuk sebulan ke depan, dan harga kernel turun dibeli Rp322,88 per kilogram.
Dinas Perkebunan(Disbun) Provinsi Riau bersama tim penetapan yang melakukan penetapan harga dari hasil rapat penetapan harga, Selasa (14/10) kemarin.
Menurut hasil penetapan harga TBS kelapa sawit itu, kelompok umur 9 tahun naik sebesar Rp42,30 per kilogram setara 1,16 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Dengan kenaikan tersebut, harga pembelian TBS petani menjadi Rp3.698,50 per kilogram dan berlaku untuk satu sepekan ke depan. Sedang harga cangkang, itu tadi ditetapkan sebesar Rp23,06 per kilogram dan berlaku sebulan ke depan.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, menjelaskan kenaikan harga TBS periode ini lebih banyak dipengaruhi naiknya harga crude palm oil (CPO).
“Kita tahu bersama, harga TBS kelapa sawit mitra swadaya mengalami kenaikan. Kenaikan periode ini disebabkan faktor naiknya harga CPO,” kata Defris Hatmaja, dilansir dari laman media center Riau, Rabu (15/10.
Proses penetapan harga TBS kelapa sawit ini, ucap Defris, pihaknya bersama tim selalu melakukan perbaikan tata kelola agar hasil yang ditetapkan sesuai regulasi, dan berkeadilan bagi petani maupun perusahaan mitra.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini upaya serius dari seluruh pemangku kepentingan yang didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Komitmen ini diharapkan berdampak positif pada peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Di periode ini, lanjutnya, indeks K yang digunakan sebesar 92,83 persen, dengan harga penjualan CPO naik Rp290,75 per kilogram dari pekan lalu, sedang harga kernel turun Rp322,88 per kilogram. Untuk perusahaan yang tidak melakukan penjualan, digunakan harga rata-rata tim sesuai ketentuan Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8.
"Harga rata-rata CPO KPBN pada periode ini tercatat Rp14.825,25 per kilogram sedang Kernel KPBN sebesar Rp13.353,00 per kilogram," tuturnya.
Ini Daftar Harga TBS Kemitraan Swadaya Riau Periode 15 hingga 21 Oktober 2025, yakni umur 3 tahun: Rp2.864,16 per kilogram, umur 4 tahun: Rp3.194,08 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.427,46 per kilogram, umur 6 tahun Rp3.559,43 per kilogram, umur 7 tahun Rp3.639,75 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.683,77 per kilogram.
Berikutnya, umur 9 tahun Rp3.698,50 per kilogram, umur 10–20 tahun Rp3.660,30 per kilogram, umur 21 tahun Rp3.598,96 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.528,23 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.447,79 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.386,85 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp3.336,89 per kilogram.
Lalu, Indeks K: 92,83 persen, harga CPO: Rp14.921,00 per kilogram, harga Kernel: Rp13.847,12 per kilogram, dan nilai sisa cangkang: Rp23,06 per kilogram.








Komentar Via Facebook :