https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Dewan Negara-negara Penghasil Sawit Setujui Nigeria dan Kongo Jadi Observer Countries

Dewan Negara-negara Penghasil Sawit Setujui Nigeria dan Kongo Jadi Observer Countries


Sabtu, 30 November 2024 | 13:48 WIB  

Editor : Sahdan
Dewan Negara-negara Penghasil Sawit Setujui Nigeria dan Kongo Jadi Observer Countries

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36496 | Artikel Judul: Dewan Negara-negara Penghasil Sawit Setujui Nigeria dan Kongo Jadi Observer Countries | Tanggal: Sabtu, 30 November 2024 - 13:48

Jakarta, katakabar.com - Sekretariat Dewan Negara-negara Penghasil Minyak Sawit alias Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) telah setujui Nigeria dan Republik Demokratik Kongo sebagai Negara Pengamat (Observer Countries). Kehadiran dua negara ini menambah Observer Countries yang saat ini terdiri dari Kolombia, Ghana dan Papua Nugini.

Di pertemuan tingkat menteri atau 12th Minesterial Meeting of CPOPC di Jakarta, Jumat kemarin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengutarakan, Nigeria dan Kongo sebelumnya telah mengajukan diri menjadi anggota CPOPC pada September dan November 2024.

"Proses selanjutnya aksesi keanggotaan secara penuh. Berdasarkan Charter CPOPC, selama masa aksesi penuh tersebut, status negara yang mengajukan untuk menjadi anggota penuh adalah sebagai Observer Country dengan jangka waktu maksimal dua tahun," kata Airlangga lewat siaran pers Jubir Kemenko Perekonomian, dilansir dari laman EMG, Sabtu (30/11).

Ditambahkannya, Kolombia, Ghana dan Papua Nugini sampai saat ini belum menjadi anggota penuh CPOPC.

"Ada dinamika di internal negara masing-masing sehingga sampai dengan waktu dua tahun, ketiga negara tersebut belum dapat melakukan aksesi menjadi anggota CPOPC secara penuh," jelasnya.

"Sekretariat CPOPC merekomendasikan untuk memberikan perpanjangan waktu sebagai Observer Countries selama satu tahun lagi kepada tiga negara tersebut. Dan Papua New Guinea hari ini ada hearing di parlemen terkait dengan keanggotaan CPOPC," sahutnya.

Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Seri Johari Abdul Ghani menyatakan, Malaysia negara produsen minyak kelapa sawit terbesar kedua setelah Indonesia. Jika digabung, Indonesia dan Malaysia menjadi pemasok 70 persen minyak kelapa sawit dunia.

"Saya pikir sumbangan yang dikendalikan oleh kedua negara ini sangat penting untuk dunia," terangnya. 

Lantaran itu, lanjut Datuk Sri, kolaborasi antara Malaysia dan Indonesia sangat penting untuk memastikan standarisasi global produk kelapa sawit. 

"Kita harus satukan suara untuk memastikan standar kelapa sawit kita diakui secara global," sebutnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36496 | Artikel Judul: Dewan Negara-negara Penghasil Sawit Setujui Nigeria dan Kongo Jadi Observer Countries | Tanggal: Sabtu, 30 November 2024 - 13:48

TOPIK TERKAIT

# Dewan# Negara# Penghasil# Sawit# Setujui# Nigeria# Kongo
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    Wow! UMKM Dari Jambi Ekspor 27 Ton Lidi Sawit ke Tiongkok

    Jumat, 29 Nov 2024 | 16:37 WIB
  • Sawit

    Kementerian ATR-BPN Diminta Inventarisasi Tumpang Tindih Lahan Demi Tata Kelola Sawit

    Jumat, 29 Nov 2024 | 21:53 WIB
  • Sawit

    Digagas Elaeis Media Group, Kadiv UKMK BPDPKS Resmi Buka Workshop UKMK Sawit di Muara Bungo

    Jumat, 29 Nov 2024 | 21:35 WIB
  • Sawit

    Menangkal Paham Radikalisme di Peresmian Pabrik Kelapa Sawit

    Kamis, 28 Nov 2024 | 22:25 WIB
  • Politik

    Bersama Dinas PMD Dewan Bengkalis Tinlap Soal Sengketa Tabat Mandau dan Batsol

    Kamis, 28 Nov 2024 | 16:36 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :