https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Masyarakat Pante Raya Desak Menhut Tindak Tegas Pengusaha Sawit Ilegal

Masyarakat Pante Raya Desak Menhut Tindak Tegas Pengusaha Sawit Ilegal


Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:59 WIB  

Editor : Sahdan
Masyarakat Pante Raya Desak Menhut Tindak Tegas Pengusaha Sawit Ilegal

Zulkifli, Tokoh Masyarakat yang akrab disapa Pawang Laot. Foto: Ist/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41473 | Artikel Judul: Masyarakat Pante Raya Desak Menhut Tindak Tegas Pengusaha Sawit Ilegal | Tanggal: Minggu, 05 Oktober 2025 - 14:59

Bireuen, katakabar.com -  Masyarakat Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, desak Menteri Kehutanan dan aparat penegak hukum (APH) untuk bertindak tegas kepada pengusaha kelapa sawit yang buka lahan secara ilegal di wilayah mereka.

Desakan masyarakat itu muncul lantaran dampak banjir bandang yang semakin parah beberapa tahun belakangan ini di wilayah Bireuen, Ahad (5/10).

Zulkifli, Tokoh Masyarakat yang akrab disapa Pawang Laot, dilansir dari laman beritamerdeka.net, Ahad siang mengutarakan, pembukaan lahan kelapa sawit secara ilegal telah berlangsung selama delapan tahun tetakhir. Dampaknya, warga Pante Karya menjadi korban banjir bandang setiap tahun, dan terpaksa mengungsi sejak perambahan hutan delapan tahun yang lalu.

Warga Pante Karya sangat resah, dan menjerit bila datangnya banjir bandang setiap tahun. Warga terkadang harus mengungsi ke Meunasah setempat akibat banjir," jelas Zulkifli.

Pawang Laot menyoroti dugaan keterlibatan mafia penjualan lahan hutan kepada pengusaha kelapa sawit. Ia berharap tim dari Kementerian Kehutanan dan APH turun langsung untuk menyelidiki oknum-oknum yang menyerahkan hutan untuk perkebunana kelapa sawit tanpa musyawarah dengan masyarakat desa.

"Kami berharap Tim dari Kementerian hutan dan APH turun ke tempat kami untuk selidiki oknum-oknum yang telah menyerahkan hutan kepada pengusaha kelapa sawit tanpa bermusyawarah Gampong, padahal lahan tersebut lahan untuk anak muda, dan warga Pante Karya," tegasnya.

Masyarakat Pante Karya merasa tertekan karena kehilangan sumber penghidupan akibat alih fungsi hutan menjadi lahan sawit ilegal. Mereka mengaku diintimidasi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab saat suarakan kebenaran.

"Kami di Pante Karya saat ini sudah menjadi penonton yang budiman disebabkan saat kami bersuara lantang demi kebenaran. Kami mendapatkan intimidasi dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab," cerita Pawang Laot.

Penderitaan serupa pernah dialami mantan Keuchik Pante Karya, Zulkifli Latif, yang akrab disapa Keuchik Don. Masyarakat berharap kedatangan tim dari Kementerian Kehutanan dan APH dapat membebaskan mereka dari tekanan, dan mengungkap kebenaran.

"Semoga keluhan masyarakat Pante Karya dengan datangnya tim Menteri Kehutanan dan APH bisa melepas belenggu yang dirasakan masyarakat Pante Karya. Harapannya, kebenaran segera terungkap dan hak ganti rugi lahan warga Pante Karya yang di bangun untuk waduk irigasi segera di bayarkan," sebut Pawang Laot.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41473 | Artikel Judul: Masyarakat Pante Raya Desak Menhut Tindak Tegas Pengusaha Sawit Ilegal | Tanggal: Minggu, 05 Oktober 2025 - 14:59

TOPIK TERKAIT

# Masyarakat# Pante Raya# Desak# Menhut# Tindak Tegas# Pengusaha# Sawit Ilegal
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Riau

    Sinergi Jaga Kamtibmas, Polres Kepulauan Meranti Libatkan Toga, Toda, Masyarakat hingga Pemuda

    Sabtu, 04 Okt 2025 | 16:36 WIB
  • Sumut

    Kejaksaan Agung Diminta Bentuk Tim Khusus dalam Kasus Ninawati, Terdakwa Penipuan Rp1,3 Miliar

    Rabu, 01 Okt 2025 | 13:28 WIB
  • Ekonomi

    Genjot Ekonomi Sirkuler, MIND ID Bersama Masyarakat Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai

    Selasa, 30 Sep 2025 | 08:08 WIB
  • Riau

    Apresiasi Tersandung Regulasi: Jalan AKBP H Asmar di Kedaburapat ke Nama Semula

    Senin, 29 Sep 2025 | 07:56 WIB
  • Default

    Syah Afandin Turun Langsung ke Masyarakat, Renovasi Makam Datuk Landak dan Perbaiki Akses Jembatan

    Jumat, 26 Sep 2025 | 14:21 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :