Menurutnya, pohon tumbang diduga akibat hujan lebat yang disertai angin kencang. Nahas, saat pohon roboh, sebuah Daihatsu Terios yang melaju dari arah Stabat menuju Kota Binjai berada tepat di lokasi kejadian. "Tidak ada korban jiwa. Namun satu unit Daihatsu Terios tertimpa pohon saat melintas," kata Budi.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya pemetaan dan perawatan pohon-pohon tua yang berada di sepanjang jalur padat kendaraan, terutama saat cuaca ekstrem mulai sering terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Proses evakuasi dilakukan secara bersama-sama oleh personel BPBD Langkat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kepolisian, dan warga sekitar. Pohon yang menutup badan jalan dipotong dan dipindahkan agar akses lalu lintas kembali normal.

"Seluruh pihak bergotong royong membersihkan material pohon tumbang. Selama proses evakuasi, arus kendaraan diberlakukan satu arah. Sekitar pukul 20.00 WIB kondisi jalan sudah kembali normal," jelas Budi.

Meski tidak menelan korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan bahwa ancaman pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem masih menjadi persoalan yang perlu diantisipasi secara serius guna mencegah terjadinya korban pada peristiwa serupa di kemudian hari.