FIMSU juga mendorong keterbukaan informasi dalam setiap persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program BGN. Jika ditemukan kekurangan, kata Khairul, hal itu harus disampaikan secara terbuka agar dapat dievaluasi dan diperbaiki.
“Kalau memang ada kekurangan, sampaikan secara terbuka dan berikan ruang untuk evaluasi. Tetapi jangan membangun tudingan yang belum tentu benar,” papar dia.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mengawal program BGN di Sumut secara konstruktif. Pengawasan, menurutnya, tetap penting, tetapi harus dilakukan dengan mengedepankan data, transparansi, dan prinsip keberimbangan.
“Yang kita butuhkan hari ini bukan saling menuding, tetapi saling mengawasi dan memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Nilailah Kareg BGN Sumut secara objektif melalui kinerjanya. Jika ada kekurangan, evaluasi dan jika ada capaian, jangan ditutup-tutupi,” tegas Khairul.
FIMSU Minta Publik Objektif Nilai Kinerja Kareg BGN Sumut
Diskusi pembaca untuk berita ini