Inhu, katakabar.com – Seorang pria bernama Dodi mendatangi posko pengamanan lahan HGU PT Sinar Belilas Perkasa (SBP) di Rengat, Inhu, Riau, Jumat (24/7).
Posko pengamanan yang didirikan oleh Forum 3 Desa dan 1 Kelurahan itu merupakan inisiatif warga agar lahan tidak dicaplok oleh pihak-pihak tertentu. Ada enam posko yang didirikan di lokasi HGU perusahaan.
Sebelumnya berkat kolaborasi antara Forum 3 Desa dan 1 Kelurahan bersama manajemen PT SBP, telah berhasil mengambil alih kembali penguasaan lahan HGU perusahaan sekitar 500 hektar yang sempat dikuasai oleh pihak-pihak di Inhu.
Kedatangan Dodi disambut oleh Pengurus Forum 3 Desa dan 1 Kelurahan, Syahrianto. Dodi bercerita bahwa telah membeli lahan sawit di wilayah Rengat senilai ratusan juta.
Dari pengakuannya, lahan itu dibelinya dari Sabtu Pradansyah Sinurat yang saat ini diduga menjabat Ketua DPRD Inhu. Namun saat dicek lahan yang dibelinya ternyata masuk dalam HGU PT SBP.
"Saya berdomisili di Armole. Tapi bekerja di Kota Pekanbaru bersama istri. Saya berencana menemui Pak Nurat meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban terkait status lahan yang saya beli ini," kata Dodi.
Sementara, Syahrianto mengatakan legalitas lahan yang dipegang Dodi hanya Surat Keterangan Girik (SKGR).
Mengingat lokasi lahan masuk dalam kawasan HGU perusahaan, Syahrianto dapat memastikan surat tersebut tidak akan bisa ditingkatkan statusnya ke Sertifikat Hak Milik (SHM).
Syahrianto menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan hal yang menimpa Dodi terjadi lagi kepada orang lain.
Oleh karena itu Forum berencana akan mendatangi Sabtu Pradansyah Sinurat untuk mengkonfirmasi terkait dugaan jual beli lahan HGU PT SBP yang sangat meresahkan warga tempatan.
"Kami akan menemui Pak Nurat untuk meminta penjelasan atas dugaan jual beli lahan HGU PT SBP. Kuat dugaan kita, Pak Nurat telibat jual beli lahan ilegal ini," ujarnya.
Jauh-jauh Datang Dari Pekanbaru, Lahan Sawit yang Dibeli Dodi Ternyata HGU PT SBP, Seret Nama Ketua DPRD Inhu
Diskusi pembaca untuk berita ini