Rafandy menegaskan masyarakat kini menunggu langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membenahi tata kelola anggaran dan pengawasan proyek.

“Kalau kesalahan yang sama terus terulang tanpa sanksi tegas, maka publik akan menilai tidak ada perubahan di Langkat. Bupati harus berani bertindak demi menyelamatkan uang rakyat,” pungkasnya.