Inhu, katakabar.com - Forum 3 Desa dan 1 Kelurahan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mendesak kepolisian daerah Provinsi Riau menuntaskan kasus penyerangan di HGU PT Sinar Belilas Perkasa (SBP).
Pasalnya, sejak kasus berdarah ini terjadi pada 1 Juni 2026 lalu, hingga kini Polres Inhu belum berhasil menangkap tiga tersangka yang masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Berita Terkait: 2.000 Hektar Lahan HGU PT SBP Diduga Kena Rampas, Nama Ketua DPRD Inhu Terseret
"Kami sudah sangat sabar menunggu. Namun dari enam tersangka, baru tiga yang sudah diamanahkan. Sementara tiga sisanya yang masih berstaus DPO belum juga ditangkap hingga saat ini. Padahal sudah hampir 2 bulan tragedi itu," kata Ketua Forum 3 Desa dan 1 Kelurahan, Zaudi Alamsyah kepada katakabar.com, Senin (21/7).
Menurut Zaudi, salah satu tersangka yang mesti diamankan adalah Ketua LSM Nara yang juga diduga kuat memiliki keterkaitan erat dengan Ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat.
"Kami menuntut agar kasus ini diusut tuntas, jangan sampai ada perlindungan atau tarik ulur kepentingan di balik pristiwa ini," ujarnya.
Untuk itu forum ini menaruh harapan besar kepada Polres Inhu agar tetap tegak lurus, profesional, dan memproses perkara ini tanpa pandang bulu demi keadilan.
Hal ini juga dipertegas oleh salah satu pengurus forum, Sahrianto, yang menduga keterlibatan Ketua DPRD Inhu sangat kuat dalam peristiwa berdarah tersebut.
Diawali dengan alat berat AMI Group terlihat mondar-mandir di lokasi HGU PT SBP. Kendati Sabtu tidak mengaku punya kaitan dengan AMI Group, Sahrianto menilai fakta di lapangan menjadi bukti kuat bahwa bos besar AMI diduga Ketua DPRD Inhu.
"Kantor dan bengkel PT AMI lokasinya tepat berada di sebelah kediaman megah pribadi Ketua DPRD Inhu. Belum lagi jejak keterlibatan dalam rentetan konflik lahan, penyerangan karyawan, hingga dugaan perlindungan terhadap kelompok yang didukung oleh Ketua DPRD. Semua fakta di lapangan ini tersusun rapat, sulit rasanya jika hanya dianggap kebetulan saja," ujarnya.
Tragedi Berdarah PT SBP Belum Kelar, Polisi Diminta Usut Tuntas, Termasuk Dugaan Keterlibatan Ketua DPRD Inhu
Diskusi pembaca untuk berita ini